Sunday, July 30, 2017

Curug 7 cibolang

Terletak tak jauh dari situ panjalu, situ curug 7 cibolang menjadi tempat destinasi wisata yang harus di kunjungi. Liburan lebaran kemarin, ku isi dengan mengunjungi curug 7 cibolang yang berada di utara ciamis jawa barat. Terdapat tujuh air terjun seperti dalam namanya, merasa akan penasaran untuk mendatanginya. Disuguhkan dengan udara  segar dan sejuk, menjadikan kita ingin berlama-lama di dalamnya hanya dengan membayar 7500 rupiah kita sudah bisa menjelajahi semua yang di suguhkan, tak hanya air terjun, kita juga bisa berkemah di dalamnya dan bagiku yang senang dengan memainkan lensa kameraku, memanjakanku dengan selalu ingin mengabadikan pemandangan indah di dalamnya.
Mungkin begitu melelahkan bagi kita yang jarang untuk berjalan kaki mendaki, namun semua itu akan terbayar ketika sampai di air terjun yang pertama. Disinilah banyak sekali yang mengabadikan pemandangan  terutama kaum muda mudi sangat tertarik sekali untuk selalu mengambil gambar di air terjun pertama ini. Belum puas dengan air terjun pertama, kita akan menemukan pemandangan yang tak kalah indah di air terjun ke dua dan ke tiga.




Bagi yang penasaran naiklah ke air terjun ke empat, terletak lebih tinggi di banding air terjun di banding air terjun yang lainnya. Karena ketinggian nya hanya sebagian orang yang mengunjunginya.
Air terjun ke lima terletak terpisah dari air terjun yang pertama hingga yang ke empat yang tersusun ke atas. Begitu pula air terjun yang ke enam dan ke tujuh yang jarang sekali orang berada disini.
Jika ingin menjelajahi semuanya takan bisa kalau seharian, mungkin kita butuh berkemah sambil menyalakan api unggun dan bernyanyi menari bersama sembari mengitari api unggun. Tak terbayang jika menikmati malam dengan berkemah di lokasi air terjun 7 cibolang, akan terasa indah melihat jutaan bintang yang meneranginya.saat terbangun paginya kita akan disuguhkan dengan suasana yang dingin dan akan sempurna jika dinikmati sembari minum teh hangat dan singkong rebus yang jadi pelengkap.

Itulah yang bisa saya bagi tentang wisata di curug 7 cibolang. Semoga setelah membaca tulisan ini, kalian akan tertarik untuk mengunjunginya juga. Terimakasih

Thursday, July 27, 2017

Wednesday, August 20, 2014

the firs love ELIS LISMAYA
mengenal cinta saat di bangku smp kelas satu, saat itu aku jatuh cinta pada teman sd ku yaitu elis lismaya namun sampai aku duduk dibangku smk kelas 2 aku tak pernah ungkapkan rasa cintaku padanya, aku hanya memendamnya dan tertumpah semua rasa itu kedalam lagu-lagu yang saya buat, elis lismaya menginsfirasi saya dan akhirnya 5 tahun kupendam semua rasa itu akhirnya saya mulai melupakannya,setiap ku bertemu elis, hati saya dak dik duk tidak  karuan di hati ada keinginan ingin ungkapkan namun di mulut sangat berat sekali untuk ucapkan,  di 5 tahun yang saya jalani banyak perempuan yang datang dan pergi karena waktu itu saya hanya memikirkan elis, wanita yang datang dan pergi mengisi lembaran hari-hari saya diantaranya AAS ASIAH, DEVI, LISKA, DEWI, YENI, NITA, TANTI, DLL, saya sempat mencoba membuka hati pada wanita yang saya tidak ku cintai, yaitu pacar pertama saya yang saya tidak sama sekali saya cintai yaitu lilis tetangga saya, saya menjalin hubungan hanya 2 minggu dan selama kami pacaran tidak sama sekali kita bertemu,, dan aku sadar aku tidak bisa menlanjutkan pacaran itu karena aku tidak bisa mencintainya,,aku putuskan dia dan rasa dengki menyelimuti hatinya kepadaku selama 3 bulan lamanya dan akhirnya kita hanya anggap tidak pernah terjdi hubungan apa-apa diantara kita, saya fokus untuk serius ke sekolah saya, kelas 3 di bangku smk datang seorang lagi yaitu eti yang dapat nomer hp saya dari jenal teman saya sendiri , dia wanita yang mendekati saya yang berani mengungkapkan cintanya kepada saya, walaupun dia beberapakali ku tolak namun dia tetap bertahan sampai kita lulus sekolah akhrinya ku tidak lagi membalas sms dan mengangkat telopon dari eti,,akhirnya dia pun hilang dalam hidupku...
The second love LIA ERIYANTI
awal ku masuk kuliah juli 2013 aku sudah punya pirasat akan mendapatkan perempuan yang bisa mengisi hari-hariku setelah elis lismaya benar-benar hilang di hatiku, januari 2014 LIA eriyanti tetangga saya menjadi teman facebook saya disana kita mulai banyak saling pendekatan, oh ya konon katanya ketika lia masih di bangku smp kelas 1 dia pernah mengagumi saya namun saya tak begitu gubris karena waktu itu saya masih mencintai elis lismaya,,akhirnya setiap hari saya bertemu dengan lia, karena saya suka menjaga warung kakak saya, setiap hari saya melihatnya dan disana mulai ada rasa suka padanya,, dengan orangtua nya yang saya sudah kenal akrab,,,ku katakan cinta padanya melalui seluler, pada tanggal 3 februari pukul setengah empat sore " lia gimana kalau kita jalin hubungan yang tidak biasa , kita jalin hubungan tapi tapi aku bebaskan  kamu untuk berteman dengan pria mana saja, kalau kamu  mau kau boleh punya pacar selain aku" pesan itu lansung di amini oleh nya, terdengar janggal dengan komitmen yang ku buat, namun bukan aku main-main dengan rasaku tapi aku ingin melihat seberapa dewasa ia menanggapi pesan tersebut,,11  februari awal kita bersua, bertatap muka dengan kasihku lia eriyanti di terminal bis indihiang, ku jemput dia di bawah derasnya guyuran hujan pukul 6 petang,  setelah ia pulang dari bandung, dengan baju pink menungguku di pelataran warung depan terminal rasa apa yang ku rasa aku tak tahu, awal pertama aku jemput wanita dengan cinta, ku tawarkan jaket agar dingin nya tasik saat itu tak terlalu terasa untuknya di  bawah derasnya hujan yang tak henti, ku beranikan diri untuk membonceng ia dengan skuter tercintaku ( bilal ). dingin pun tak tak terasa lagi karena tangannya melingkar erat di tubuhku,kurasa kehangatan yang berbeda, lia eriyanti wanita pertama yang hangatkan tubuhku, awal pertama di tasik ajakku untuk mengajarinya mengendarai vespaku, malam setelah isya ku tunggu ia di cinutut , karena saat itu kedua orang tua kita belum mengetahui bahwa kita berhubungan, padahal orang tuanya sangat ku kenal akrab,  biarlah waktu yang menjawab semuanya saat itu, ku nikmati kebersamaan dengannya, ku ajari ia di jalan 2 pasar cikurubuk, dengan serius ia mendengar semua pintaku 1 minggu terus berlalu akhirnya ia bisa mengendarai vespaku, ku bilas rambut panjang indahnya saat yang terurai saat mengenderai vespaku karena tertiup angin yang halangi pandanganku saat ku di bonceng olehnya, dia ajak aku ke dadaha ke tempat  makanan ringan kesukaannya ialah makroni depan apotik di bawah gapura utara pintu masuk dadaha. Indahnya malam dadaha terganggu oleh para pengamen jalanan yang mengangguku dengannya ajak ia ke alun-alun kota untuk menikmati malam sambil makan makroni kesukaannya, aku hanya kenyang melihat wajah bidadari yang ku miliki saat  itu tanpa mengganggu, ada rasa ingin ku kecup bibir manisnya, namun  aku sungguh tak mampu melakukannya, aku hanya bisa menikmatinya sambil mataku tertuju pada kesempurnaan ciptaan Tuhan yang ku lihat saat itu dan inspirasi lagu yang ku buat untuknya,  karena sering kalinya ia ajakku  ke alun-alun kota " saat bersamanya " lagu yang terinspirasi penuh rasa cintaku padanya, 2minggu hubungan berjalan indah, orangtuanya pun akhirnya mengetahui bahwa aku berteman khusus dengan anaknya lia eriyanti binti lukmanto. restu dari kedua orangtuannya menguatkan hubungan kita. bertemu di lapangan dadaha alasannya ibunya mba ipah nama yang sering ku panggil kepada ibunya turunan jawa dan ayahnya lukmanto yang lebih akrab ku panggil kang luk berdarah sunda ingin di ajari naik skuter juga. malam itu ku bersamanya dan orang tua nya yang begitu mesra bertemu di dadaha, semalam itu ibunya langsung bisa mengendarai si bilal. Setelah hubungan itu terbongkar dan restu oleh kedua orangtuanya ku beranikan diri untuk menjenguk ia yang terbaring sakit di rumahnya saat itu. ku bawakan ia buah tangan tanda kecintaanku padanya sebungkus bubur dan temanku nana kersana yang mengantarku pertama kalinya ke rumahnya dengan rumahnya sederhana namun penuh cinta di bawah kaki gunung baraja 100 meter di belakang rumahku. ku jenguk ia yang terbaring lemas rintih manjanya paksa aku untuk memijit-mijitnya redakan sekilas rasa sakit badan yang ia rasakan tanpa ke ahlian aku memijitnya dengan rasa cinta, jujur saat ku pijit-pijit kaki betisnya yang mulus kemaluanku tiba-tiba berdiri dan tetesan cairan basahi celana pendekku saat itu, entah mengapa bila ku di sampingnya kemaluan ku tak henti mengeluarkan cairan, lain dengan aku saat di samping wanita lain, mungkin ini cinta yang kurasa, 2 hari ia terbujur lemas, ku setia memijit tubuhnya, dengan adanya pikiran iblis yang merasuk untuk mencumbui tubuhnya yang indah, namun imanku masih mengalahkan nafsuku. jujur aku dari dulu pecinta film porno, namun tak pernah terlintas dalam benakku untuk merasakan tubuhnya, walau saat itu kesempatan melakukannya sangatlah besar.karena saat semua keluarganya tidak sedang berada di rumah. namun ku ingin miliki ia sepunuhnya tanpa ingin kusentuh tubuhnya sejengkal  pun, ku ingin miliki dia di masa depanku dengan wanita yang masih bermahkota, walau saat ku hubungan dengannya aku adalah pacar yang ke 55 nya, entah apa yang dilakukan mantan-mantannya yang 54 itu, aku saat itu tak mau tahu, namun penasaran ingin ku ku tanyakannya.
14 februari 2014 ku berikan kado boneka baby milo berbentuk baya monyet untuknya, ada rasa canda , namun ku benar suka dengan hewan monyet, karena itu nama profile facebook ku juga adamsimonkey PG, ku berikannya setlah ku ajak ia jalan-jalan, ia menerimanya sangat bahagia, itu kado bukan kado valentine, namun kado ulang tahunku yang jatuh tanggal 20 februari, karena ku tahu ia akan berngkat lagi tangal 18 februari, ku berikan kado itu lebih awal, namun mungkin tuhan memberikan kesempatan untukku lebih jauh mengenalnya dia tak jadi pergi ke bandung. BUlan februari, maret april awal adalah dimana kemesraan kita , dimana akun sangat mencintainya dann bertumbuh dari awalnya hanya rasa suka, cinta dan tumbuh menjdi sayang, karena bila ku berikan rasa sayang , wanita tersebut akan sangat aku sayangi, akan ku lakukan apa saja untuknya asal dia bahagia, karena wanita yang ku sayang selain ibu saya, dulu ku simpan rasa sayang kepada Elis lismayateman sebangku di sd dan rasa itu benar-benar telah hilang setelah 5 tahun aku , karena rasa cinta itu tak pernah ku ungkapkan rasa cintaku ini. Dan ini yang kedua kalinya rasa sayang diriku ku berikan kepada lia eriyanti binti lukmanto.
Hubungan kami 3 bulan itu tanpa pertengkaran apapun dan selalu di penuhi kemesraan diantara kita, dengan rasa rindu ingin bertemu setiap harinya " tuhan tolong aku, tolong jaga LIA,,Tuhan aku Sayang LIA,,, "sampai di pertengahan april, ada seorang pria yang ia kenalkanku padanya,,namanya jajang teman smpnya, dengan keahlian nya main gitar dan suara indahnya dia menyanyikan lagu untuk lia wanita yang masih menjadi pacarku saat itu, di depan mataku sendiri di rumahnya saat itu, karena saat itu di rumahnya hanya ada aku, dia , dan dirinya, mata jajang yang terfokus terus memandangi lia sambil menyanyikan lagu  ciptaanya buatku semakin terpojok,ada perasaan mata jajang dan senyuman yang terbalas dari lia bukan hanya sekedar rasa teman saja, ku tahu jajang memiliki rasa kepada lia, namun untu cemburu pun aku tak berhak, karen awal komitmen awal yang ku buat dengannya membebaskan dia untuk memiliki pacar selain aku. " aku bukannya cemburu, namun aku tidak mau ada orang lain yang buat lia bahagia selain aku" egois memang namun rasa sayang itu tumbuh, makanya aku tak ingin membagi lia dengan siapa saja, setelah itu aku merenung sendiri di kamarku yang sepi, merenungi lia yang kini semakin jauh dariku, tak ada lagi pesan-pesan darinya yang yang bisa kusimpan di komputerku. karena 3 bulan kemarin selalu kusimpan setiap pesan darinya di folderku, mei, juni , juli hubungan kita memang belum berakhir , namun komunikasi kita semakin jarang kita lakukan, kita semakin jarang bertemu, kini kua ajak dia ke alun-alun pun ia menolaknya dengan halus, padahal aku ingin sekali bisa seperti dulu  lagi, apa aku tak bisatak bisa mengerti dirinya, tak bisa memberikankehangatan untuknya tak bisa melakukan apa yang dia inginkan" aku memang kaku, aku memang tak bisa menjadi yang kau inginkan , namun aku tak pernah selingkuh, aku tak pernah mendua, aku setiap saat selalu memikirkanmu, di sudut kamarku di temani burung kertas yang  mulai kusam, aku mulai mengumpulkan uang untuk bisa membelikan ia kado ulang tahun di tanggal 21 juli 2013, ku kumpulkan uang dari bulan juni dengan yang menjaga warung dan penghasilan lumayan dari jual pulsaku, walau hubungan kita pada saat itu sudah semakin jauh namun aku tak pernah lupa ingin memberikannya kado di tangga; 21 juli 2014. malam hari sehari sebelum datangnya bulan suci ramadhan ku pastikan lagi rasaku, ku datang ke rumahnya namun kehadiranku di tanggapi dingin olehnya, hampir 30 menit ku di depannya tanpa ada suara. bosan dan ingin pulang namun beberapa menit kemudian jenal sahabat sejatiku datang menyusulku ke rumah lia, ku tumpahkan semua kecewaku kepada jenal.dan dia ijin untuk mandi, dan ku certakan bahwa aku tidak di angap sama sekali olehnya, namun dalam kondisi kesal sekalipun aku tak pernah sama sekali memarahi atau membentak lia, karenaku bukan pria yang mudah main tangan ataupun marah kepada wanita, tak pernah sama sekali aku membentak lia, aku memperlakukannya begitu lembut, karena wanita diciptakan dari tulang rusuk yang bengkok, aku harus lakukan wanita lembut seperti diajarkan rosulloh, agar tulang rusuk yang bengkok mudah rapu dan patah,jujur aku kecewa, aku ajak ia pergi keluar ke padayungan namun ia tak mau dan ketika aku pamit pergi, pamannya datang dan dengan semangat mengajak pamannya keluar melihat dangdutan, aku kecewa kepada lia dan kusampaikan kekecewaanku di padayungan melalui sms,,  tersirat dari pesan dariku aku ingin mundur dari hubungan ini dan ku urungkan juga untuk membelikan kado ulang tahunnya yaitu sepatu high hill,  ku belikan uang yang telah ku kumpukan 1 bulan lebih itu untuk membeli alat-alat sablon, dan ku tulis semua kekecewaanku ke semua bajuku,ku mulai menjaga jarak dengannya karena sekali lagi ia tak pernah mau mengerti perasaanku " aku hanya ingin di mengerti seperti dia yang berusaha terus ku pahami dan mengerti" aku mulai cuek dn membalas singkat pesan darinya sampai tiba tanggal 21 juli 2013, aku hanya ucapkan selamat ulang tahun " semoga kamu bisa bersikap dewasa dan menghargai apa yang selama ini aku berikan " itu pesan singkat yang tersirat yang ku ucapkan di hari ulang tahunnya
hari ke 25 di bulan ramadhan, aku memohon petunjuk kepada ALLOH swt saat sholat dzuhur untuk di berikan petunjuk " Ya ALLOH mun lia jodoh abi, nyuhunkeun di caketkeun ka abi , tapi mun Lia sanes jodo abi, nyuhunkeun di  tebihkeun ti abi " setelah  ku bermunajat kepada ALLOH ku pergi lagi menjaga warung kakak ku rutinitas yang selalu ku lakukan dari smk hingga kuliah, dan tiba-tiba datang ibunya ke warung, untuk berbelanja, ia menyinggung soal hubungan aku dan ankanya yang semakin jarang bertemu,dan mengatakan kalau lia selalu  menanyakan kabar dariku, mungkin ini jawaban dari doaku agar aku sekali lagi harus bertahan dan memperbaiki hubungan dengan lia. Di hari kemenangan setelah sebulan puasa, ku datang ke rumahnya untuk silaturahmi dan ku ajak lia dan ibunya kerumahku, hubungan kami membaik kembali,kita sering lagi smsan.
Agustus 2013 lia pergi ke bandung untuk sebuah pekerjaan, beberapa minggu awal kita sering smsan namun setelah beberapa minggu berlalu aku jarang sms dia, karena takut mengganggu pekerjaannya , pikiran negatif mungkin muncul di benak lia menganggapku tidak perhatian lagi, karena jarang ku sampaikan pesan kepadanya, setelah ku tau kabar bahwa lia sempat di pindahkan pekerjaannya ke malang beberapa minggu, lau di pindahkan ke jakarta, walau ku tak pernah memberikan pesan, namun tidak pernah ku lupa sering kali ku tanya kabar lia dari ibunya " kadangku bingung wanita itu seperti apa dan maunya gimana " serba salah membentur perjalanan cinta ini.
3 bulan tanpa komunikasi tanggal 8 november lia kembali ke tasik dengan tubuh lemas, karena sedang sakit, malam harinya ku datang kerumahnya ia sedang terpulas dalam tidurnya , niat bukan hanya ingin menjenguk dia namun ku bicara lebih dalam kepada ayahnya kang luk, bahwa aku serius mencintai anaknya dan serius ingin menjalin hubungan yang lebih baik. aku katakan kepada ayahnya " kang luk, terang abi tos lami caket sareng lia, abi nyuhunkeun hapunten karak ayeuna nyarios yen abi beneran serius ka lia ", jawaban setuju dari ayahnya terlontar jelas di telinga ayahnya. menyetujuiku untuk dekat dengan anaknya tanpa siapa dan apa diriku, karena larut malam aku pamit pulang  dan rasa gelisah yang berkecamuk di dada setelah saya bisa bicara kan keseriusan saya. akhirnya saya pulang dengan hati tenang, esok harinya ketika siang mulai melambung tinggi ku lihat lia di bawa kerumah sakit , ku menyusulnya dia dengan adiknya novi, namun dia kelihatan menyimpan kesal yang mendalam kepadaku, wajahnya menggambarkan jelas bahwa dia kecewa kepadaku karena ku tak pernah memberi kabar kepadanya kabar miring pun ku dapat, sakitnya lia bukan semata penyakit, namun sakit hati karena saya, itu yang di bicarakan oleh tantennya mba ses kepada kakakku neneng, neneng adalah kakak  sekaligus teman tempat saya mencurahkan segala keresahan hati ini segala rahasia kusimpan dan kupercayakan kepadanya,. AKU merasa bersalah karena sakit yang ia derita disebabkan oleh saya.
12 november 2013 jam setengah sepuluh malam terdengar suara dering pesan handphoneku. ternyata dari Lia, ia mengirim pesan untuk memutuskan hubungan denganku, hancur hatiku dengan kabar tersebut, tak kusangka lia memutuskanku dengan alasan yang tak jelas, aku mau tidak mau menerima keputusan itu. aku tidak bisa memaksa " ku selalu anggapmu seperti pasir di lautan ku bebaskan kau di genggamanku tanpa ku tutup jemariku,,aku membebaskanmu untuk tetap tingal atau pergi bersama angin yang hembuskanmu.." malam itu aku tak bisa tidur, mataku memang saat itu tak berurai air mata , namun hatiku  sedih mendengar apa yang kau ucapkan. esok harinya aku mulai menata diri untuk melupakan nya, namun  tak semudah itu, aku butuh 5 tahun untuk benar-benar melupakannya tanpa ada komunikasi di antara kita. sore harinya aku dapat kabar darinya, namun ku jawab dengan dingin pesan darinya, kurasakan bahwa dia memutuskanku malam itu hanya setengah hati, dia hanya menggeretakku dan mungkin dia ingin jawaban dariku saat itu untuk menolak memutuskan hubungan itu,itu tersirat dari pesan yang di sampaikan nya sore itu, namun aku juga punya prinsip, aku tak pernah main-main dengan perasaanku,,saat itu aku mulai belajar melupakannya " sakit memang apa yang kita tanam dan telah berbunga, kau petik begitu saja. setelah sholat magrib pintu kamarku terdengar suara ketukan dari luar, setelah kubuka pintu kamarku ternyata yang datang adalah ayahnya lia kang luk bilau datang dengan telah mengetahui hubungan aku dan lia sudah berakhir,namun ku coba jelaskan lagi bahwa semalam lia telah memutuskan hubungan ini. kedatangan ayahnya bermaksud meminta fotoku dan beberapa helai rambutku untuk di satukan dengan fotonya dan rambutnya lia dan di bawa ke garut,,,itu katanya sebuah sariat saja,,ALLOH lah yang menentukan segalanya,,,dengan rasa sayangku yang masih besar ke lia ku berikan tanpa banyak bertanya kepada kang luk.
beberapa hari kemudian lia ikut latihan denganku karena adiknya sendiri novi adalah porsenil dari band ku , sebenarnya aku dan keluarganya lia sudah sangat akrab dan telah kita anggap saling bersaudara, malam itu ku bonceng dia untuk pertama kalinya setelah hubungan kita sudah berakhir, status kita memang bukan lagi pacaran,, tapi tidak pernah juga ku anggap lia sebagai sahabat ku, karena bagiku tidak ada mantan pacar bisa jadi sahabat, saat itu masih ku anggap sebagai permataku yang hilang, ku sempat duet dengan nya bernyanyi dengan tawanya yang khas, ku coba terlihat bahagia, setiap ku tatap matanya aku sangat sedih karena kini ia bukan siapa-siapa, setelah selasai latihan lia mengajak kita ke alun-alun kota, untuk mengenang masa-masa dulu saat kita bersama.November akhir pernah ku janjikan untuk pergi ke kawah derajat, niat pertamaku juga mengajak dia ke derajat ingin menjalin hubungan lagi dengannya,,awalnya aku hanya ingin berdua ke kawah derajat dengannya,,tapi ia ingin kita ramai-ramai pergi kesana,,ku ajaklah ,ujang dede, dan jenal. Kami berangkat minggu pagi dengan 3 motor awal perjalanan aku dan lia terlihat mesra seolah-olah kita memiliki hubungan,,kunikmati saja suasana saat itu. dua jam perjalanan dari tasik sampai lah kita di kaki bukit kawah derajat, karena ketinggian jalan yang memiliki sudut 40 derajat aku menyuruh lia untuk berpindah motor ke motor dede demi kesalamatan lia juga, saya takut motor saya tidak naik, namun lia menanggapi miring hal itu dia merasa aku tidak sayang padanya, di kawah derajat awal dari sebuah masalah baru, aku meminta untuk bisa berfoto bersama lia, namun lia menolaknya, jujur aku kecewa dengan penolakannya karena sikapnya aku menahan diri dari dirinya, aku mulai merenung dan memikirkan ulang untuk mengatakan cinta di kawah derajat saat itu, sebelum pulang kita mampir sebentar di cipanas kawah derajat, dan disana saya berdiskusi dengan dede untuk mengatakan cinta kepada lia.
dua jam lebih di kawah derajat tanpa ada kesan yang indah, kita memtuskan untuk pulang lagi ke tasik, di perjalanan ku coba mengungkapkan cinta kepada lia,,,beberapa kali diam namun ku perlu jawaban hari itu juga,,ia menjawab hanya bisa hubungan tanpa status,,jujur aku tak mau jalin hubungan tanpa status, aku ingin semuanya dengan status dengan jelas ,karena aku serius dengan hubungan ini,, karena aku terlalu memaksa lia bersikap murung di perjalanan karena hujan yang sangat deras, lia mencoba menjauh dariku  dan setelah kubujuk beberapa kali sempat juga minta maaf karena aku terlalu memaksakan keingianku untuk mengetahui jawaban yang pasti saat itu. setalah hujan reda, lia memilih untuk di bonceng oleh jenal dan aku dengan ujang, aku dan dede berangkat duluan di pertigaan jalan aku belok kanan mengikuti dede yang mengendarai motornya yang kencang, tapi tidak di ikuti oleh motor jenal yang membawa lia, yang belok kiri saat itu, merasa jenal tak mengikuti langkahku, aku putar balik untuk mencari jenal, aku kembali ketempat awal semula kita berteduh namun tidak ada, dan aku coba belok kiri sembari menghubungi nomer lia dan jenal namun tak ada jawaban darinya, dan beberapa kali di rijeck juga,,mungkin lia masih kesal terhadapku, beberapa kali aku kembali ke jalan yang sama di narogong garut namun aku tidak menemukannya,,di persimpangan jalan yang ke salawu aku bertemu dede yang sedang menunggu, dan mengajaku untuk pulang namun aku menolaknya dan aku semapat marah padanya  " kalau mau pulang, silahkan pulang aku tidak akan pulang sebelum aku menemukan lia dan jenal.. akhrinya dede mencoba ikut mencari kedua anak itu, beberapa kali di telepon akhirnya dia angkat juga , itu juga pakai nomer yang lain,,sempat bicara dengan suara yang sedikit marah di ujung telepon dia mengatakan bahwa dia sedang berada di jalan yang menuju bandung,, ku berfikir kalau lia tidak bisa dewasa menilai semua kejadian ini dan tetap dengan emosinya tadi terhadapku. bermaksud untuk meminta pulsa ke kakak ku neneng tanpa bermaksud untuk mengatakan bahwa kita sedang dalam masalah,, dengan di desak akhirnya aku bercerita ke neneng bahwa lia dan jenal nyasar ke arah bandung, aku langsung menyusulnya kesana , di pinggir jalan akhirnya aku menemukan lia dan jenal, aku melihat lia sedang menangis ,ku coba hampiri namun ia menuduhku meningalkannya, , alasan yang tidak masuk di akal, kalau aku berniat meninggalkanya,kalau aku berniatan begitu  tidak mungkin aku sangat cemas menghawatirkannya, tidak mungkin aku sibuk untuk mencarinya, di perjalanan pulang aku menitipkan lia ke dede, aku meminta dede membawa pulang lia ke tasik, dan membantu menjelaskan semua kejadian ini kepada orang tuanya,, itu saja yang kupinta dari dede, hujan semakin deras di jalan limbangan kami menepi terlebih dahulu, sedangkan jenal dan ujang pulang duluan,, aku memesan mie instan dan susu sedikit menghangatkan tubuh karena seharian kita tidak makan,,ku coba hampiri lia dan menawarkan untuk menyuapinya namun ia menolaknya ku coba memakai kan jacketku ke tubuhnya namun ia juga menolaknya,,, namun ketika dede menawarkan jaketnya ke lia ia langsung memakainya,  sembari merapihkan rambut lia yang berantakan" aku harusnya ada di posisi itu , bukannya dede " gerutuku di hati yang penuh ke malangan,, karena malam semakin larut kita memaksa untuk melanjutkan perjalanan, di tikungan malambong kita menepi dulu untuk membeli jas hujan karena hujan yang semakin deras aku tak ingin lia sakit karena ku lagi,,,setelah itu kami melanjutkan perjalanan ku terus ada di belakang motor dede yang membonceng pujaanku lia, ku lihat lia memeluk dede sangat erat, yang tidak pernah ia lakukan kepadaku,,, " aku seharusnya yang membonceng lia bukannya kamu de " hatiku sedikit kesal berbicara sendiri,,karena waktu di garut aku menyuruh lia denganku lagi namun dede menolaknya,,dia merasa punya tangung jawab,,karena lia sedang sedih aku mengikuti omongan nya dede,,dengan tubuh yang ke dinginan aku hanya bisa melihat lia memeluk dede..andai engkau tahu betapa sedihnya aku saat itu.di gentong kami bertemu dengan jenal dan ujang kembali,,kami melanjutkan perjalanan kembali dengan tetap dede di posisi paling depan, di ciawi dekat jalan layang jenal lihat dede memeluk lia, jenal kaget dengan sikap dede. sampai di cilingga langsung aku menuju rumah lia , namun lia dan dede belum pulang padahal ia tadi di paling depan, aku bertemu dengan kedua orangtuanya lia,dan cemas menanyakan karena aku tidak pulang dengan lia, beberapa menit kemudian akhirnya mereka tiba , aku mencoba jelaskan kepada orang tua lia, dengan nada berbohong, jujur aku tidak ingin melakukannya namun di perjalanan lia mengatakan padaku untuk tidak mengatakan semua ini kepada siapapun termasuk ke orang tuanya..aku merasa ayahnya tidak percaya dengan apa yang aku bicarakan, namun aku sedikit tenang lia bisa pulang dengan selamat ke rumahnya walau harus aku terima kini lia membenciku, malam itu aku berjanji untuk tidak mengganggu lagi lia.
hari senin pagi aku datang ke rumahnya untuk mengambil jaket dede yang ia pakai semalam itu, dengan wajahnya yang masih membenciku , aku pamit sambil menundukan kepala, pagi itu aku pergi ke galunggung untuk mandi agar semua sifat burukku bisa di keluarkan dari tubuh ini, setelah mandi di air terjun galungung aku mengirim lia pesan untuk meminta maaf terhadap sikapku kemarin di derajat,dan tak ingin mengganggunya lagi,,malam harinya aku dapat kabar bahwa dede pergi ke renang mangkubumi untuk menemui lia yang sedang mandi bersama adiknya reni,aku tidak habis pikir apa yang di mau dede padahal aku tak menyuruhnya untuk lebih jauh mencampuri urusan ku dengan lia,,dari sana mereka semakin akrab dan sering bertukar pesan,,padahal dede saat itu mempunyai pacar yang berjanji akan di nikahinya setelah lulus kuliah tahun ini,, dede mencoba menjelaskan kepada pacarnya di bandung leni bahwa lia hanya seorang teman yang lagi punya masalah dengan aku, dan hanya menganggap bahwa hubungannya dengan lia hanya teman biasa , karena lia yang mengrim pesan kepada dede waktu itu, itu yang di katakan dede ke pacarnya leni,,,semakin rumit saja masalah ini, dede pernah mengatakan kepadaku bahwa selain leni perempuan lain hanya sebagai pelampiasan nafsunya saja untuk mencumbunya,,, kejadian itu pernah di lakukan kepada adik sekelasnya,, di malam kamis dede merencanakan untuk mempertemukan aku dengan lia kembali di alun-alun kota, padahal aku sudah berjanji untuk tidak akan mengganggu lia lagi,,,dengan sedikit terpaksa aku pergi ke alun-alun..disan kita berempat, aku dede, jenal dan lia duduk bersama, namun suasana tak seindah dulu pembicaraan kita sedikit di paksakan, tiada tukar tawa  diantara kita, demi mengahangatkan suasana lia membuka pembicaraan untuk merayakan liliwetan ke rumah erik kakak dari lia untuk merayakan kelahiran anak pertamanya, di malam minggu nanti..
malam minggu lia sudah berada di cisayong, karena malam di basahi hujan rencana liliwetan bersama urung untuk di laksanakan, aku mengirim pesan kepadanya dan menawarkan kepadanya untuk menjemputnya pulang, dengan membawa ayam potong untuk perayaan liliwetan walau hanya bisa aku yang kesana, tiba disana liliwetan pun kami laksanakan, untuk menambah orang agar lebih ramai, erik menelepon omo untuk ikut serta 30 menit kemudian omo pun datang,,,karena malam semakin larut aku mengajak lia untuk pulang,,,sempat lia ketakutan ketika melewati rumah angker di cisayong,,hujan  kembali deras kami menepi dulu di terminal indihiang sambil memesan kopi untuk menghangatkan tubuh, hubungan kami sedikit membaik kembali " aku tidak tahu apa arti diriku untukmu, kadang aku merasa kita berteman, kadang lebih dari seorang teman, dan kadang bukan siapa-siapa untukmu "
pendekatan dede dan lia semakin erat,,ku coba mempringati lia dengan mengatakan bahwa ada maksud lain dari dede, namun lia malah emosi dan marah kepadaku, kalau aku tidak pantas mencampuri urusannya,perempuan labil memang lah begitu, dikasih tahu langsung menyulut dengan nada emosi, seolah-olah lia sudah terperangkap dengan omongan dede, aku hanya tidak ingin lia terlalu dekat dengan dede yang punya niat buruk yang pernah dede katakan kepadaku " dam, selain si leni cewe lain hanya sebagai teman tidur saja, saya bisa dengan mudah merayu mereka " aku kecewa dengan sikap lia yang langsung bersikap membenciku,, saya sendiri tidak habis pikir dengan dede yang terlampau jauh ingin mencampuri urusan ku, padahal aku sangat percaya kepada dede awalnya, telah ku anggap dede sebelumnya saudara sendiri, karena kita  suka bercanda bersama, menghabiskan waktu bersama,,setelah itu aku tidak pernah lagi ingin bicara sama dede. awal kita masuk pkl karena kita sebelumnya sudah di daftarkan untuk pkl bersama di suzuki motor,, aku mengajak dede untuk ngobrol di jembatan sindang kasih perbatasan ciamis tasik, aku menjelaskan kekecewaanku kepada dede bahwa niat dede memang baik namun dia terlalu mencampuri urusanku, aku meminta dede untuk menjauihi lia kalau masih ingin ku anggap dia masih ingin ngobrol denganku, setelah itu kami anggap urusan aku, dede lia sudah selesai, hubungan kami pun, aku, dede, dan lia  tidak membaik. akhir desember aku dapat telepon dari pacar dede yaitu leni ingin mengetahui masalah sebenarnya yang terjadi antara dede , aku dan lia,,aku jelaskan dengan sepenuhnya,, aku bisa saja melakukan sesuatu untuk menyakiti dede dengan mendekati leni seperti apa yang dilakukan dede kepada lia, namun aku tidak mau membalas semua itu,," Jika saja aku bisa menyakitimu seperti yang kau lakukan padaku.  aku tetap mendukung hubungan dede dan leni jangan sampai berakhir..walau apa yang pernah dede lakukan padaku sangat menyakitiku.
tahun telah berganti , ada keinginan bisa merayakan pergantian tahun baru 2014 ini bisa dengan nya lia eriyanti, namun semua itu tidak mungkin terjadi karena hubungan kami yang semakin tak menentu, malam tahun baru aku ada rencana untuk menerbangkan surat cinta yang berisikan rasa sayang, rasa cinta yang penuh dengan lika-liku perjalananku untuk di sampaikan ke ALLOH swt dengan balon gas, agar ALLOH bisa mendengar semua keluh kesahku tentang rasa sayang ini yang begitu besar ke lia, dan akan ku selipkan juga fotoku dan fotonya di surat itu. pagi hari ku coba ajak jenal untuk  namun jenal menolak untuk pergi ke galunggung yang waktu itu saya tidak berecana untuk menerbangkan nya di langit kawah galunggung. ku coba menghubungi reni adik dari lia eriyanti untuk membantu, dan reni pun siap membantu mencarikan balon gas, awalnya kita mencari balon gas di pasar cikurubuk dan di cihideung namun kita tak menemukannya, dan tak ada niatan awal yang menerbangkan di galunggung , tapi aku ingin tetap hari itu aku bisa menerbangkan surat itu, aku ajak reni untuk ikut ke galunggung untuk mencari balon gas sambil menerbangkannya di kawah galunggung, aku menjelaskannya ke reni bahwa aku ke galunggung untuk menerbangakan surat yang berisikan rasa sayangku kepada lia dan ku selipkan juga foto ku dan fotonya lia, sedikit tertawa karena itu mustahil, namun demi cintaku aku akan tetap melakukannya, walau itu di anggap gila, perjalanan kami tidak mulus kami terjebak macet karena waktu itu ribuan orang merayakan tahun baru di gunung galunggung juga, setelah satu jam perjalanan dengan vespaku akhirnya kami tiba di cipanas galungung, aku langsung mencari balon gas, namun yang kutemukan balon gas yang berbentuk binatang dan lain-lain. aku tetap membelinya dan ku beli balon yang berbentuk sapi dan motor, balon gas sudah di tangan namun perjalanan belum selesai , kami harus lanjutkan perjalanan ke kawah galunggung berjarak 5 km dengan kemiringan jalan 60 derajat, si bilal nama vespaku mengalami masalah mesin dan hanya bisa mengantarku ke ke pos pembayaran kawah galunggung ,ku titipkan si bilal di pos penjaga,dan harus ku lakukan perjalanan dengan jalan kaki, dengan hujan gerimis, sempat reni menyerah karena sangat melelahkan, sampai di warung ku membeli minuman, namun disana ada yang menghampiriku  untuk membeli balonku, aku dia anggapnya tukang balon,, namun tak masalah aku menolak tawaran wanita itu, karena hanya aku pria yang pertama yang membawa balon gas ke kawah galunggung selama ini tidak pernah ada yang menjual atau membawa dengan sengaja balon ke kawah galunggung. karena tempatnya yang cukup tinggi dan jauh dari cipanas galunggung,dengan rasa cintaku aku melanjutkan perjalanan dengan harus meniaiki anak tangga dengan jumlah 687 anak tangga, beberapa kali arus berhenti karena kelelahan namun perjalanan sudah sejauh ini ini tidak bisa berakhir begitu saja, sambil menghela nafasa, ku abadikan perjalananku dari pos kawah sampai ke anak tangga dengan beberapa foto, semua pengunjung fokus melihatku, bahkan ada anak kecil yang menangis ingin balon gasku, ada yang menertawakanku, ada juga yang terharu melihatku membawa balon gas dengan tulisan yang kutulis sendiri " tuhan aku sayang lia " , " adam love lia " dan banyak lagi doa-doa yang kutuliskan di balon itu. setengah jam kami mendaki anak tangga kawah galunggung akhirnya kami tiba di atas kawah galungung, tidak banyak menghabiskan waktu, aku langsung mengikatkan surat itu kebalon gas yang aku beli di cipanas galunggung dengan cuaca yang berkabut aku tidak akan urungkan niatku,,,detik-detik penerbangan balon ke atas langit galungung untuk di sampaikan rasa cintaku kepada ALLOH swt sambil berdoa aku terbangkan balon itu dengan bangga, karena baru aku pria tasik yang menyampaikan cintanya memakai balon gas.." tuhan tolong aku, tolong jaga lia, tuhan aku sayang lia" andaikan lia tahu betapa besar pengorbananku untuknya, teruntuk terkasihku lia eriyanti aku berharap suatu saat kau akan bisa mengerti aku "
januari awal lia mengirim aku pesan, untuk mengantarkannya menservice tabletnya yang rusak,aku yang selalu menyayanginya tak pernah bisa menolak sekalipun apa yang ia inginkan, dari sana kami mulai dekat kembali namun hanya sebatas seorang pria yang rela mati demi terkasihnya, sempat kami tak ada komunikasi lagi karena pernah kulihat lia selalu di datangi teman barunya dari komunitas grunge, pria ini jauh lebih ganteng di banding aku, kulitnya putih dan perawakan nya yang tinggi , wanita mana yang tak akan terpesona olehnya.
januari akhir aku mengikuti tes kerja dari kampus saya, dan sempat gagal di tes kesehatan karena sebuah penyakit hepatitis b yang saya derita, isu dari luar aku dibawa ke rumah sakit terdengar ke telinga ibu nya lia dan lia sendiri, padahal waktu itu aku pergi ke rumah sakit untuk memastikan apa aku berpenyakitan, ternyata aku positif hepatitis b dan harus menjalani berobat jalan, namun tidak sampai di rawat di rumah sakit , ketika aku pulang tes kedua di blue bird, saat itu aku lagi dijalan tol cikampek menuju pulang ke tasik, aku dapat pesan dari lia, bahwa dia menghawatirkan keadaanku setelah ada kabar aku di larikan ke rumah sakit, dan mengatakan bahwa dia masih menyayangiku, padahal saat itu aku mulai belajar melupakannya karena sering kali ia buat aku sakit hati, namun aku tak bisa juga menolak ketika dia datang membawa harapan, " aku tidak tahu dengan dirimu, kamu datang kembali membawa harapan baru kepadaku, namun kamu juga yang hapuskan harapan itu di hatiku,"mendengar dia masih sayang kepadaku, aku jujur tak bisa menolaknya, namun kami tidak sampai jadian kembali " kami saling menyayangi, namun kami mengapa tak bisa bersatu "pria itu kini semakin jarang bertamu ke rumahnya lia saat itu, dan aku semakin akrab kembali dengan lia, aku belikan lia baju kembar denganku untuk di pakai di hari pesta pernikahan kakak ku ita.di pesta itu kami memang tidak bisa berangkat bersama, karena saya harus membantu kesibukan disana pagi-pagi sekali, beberapa jam kemudian lia dan keluarganya datang ke pesta pernikahan kakak ku, berbisik ke jenal bahwa ia ingin bernyanyi di sana dan aku harus joget di depannya, aku sendiri yang seumur hidupku tak pernah joget di  muka umum demi cintaku, aku rela lakukan apapun.
10 februari aku pamit untuk bekerja ke jakarta, aku di terima di pt blue bird group, sebelum aku berangkat aku sempat pamit ke rumahnya , ngobrol kesana kemari, aku pamit pulang untuk persiapan pagi besok berangkat, di perpisahan itu dia hanya mencium tanaganku , padahal yang kuharapkan adalah aku bisa memeluk tubuhnya dan berkata " aku sangat sayang kepadamu ", pagi harinya aku tak sempat pamit ke rumahnya namun hanya bisa pamit lewat pesan singkat, aku terharu dan bahagia ketika dia untuk pertama kalinya setelah 6 bulan lamanya kita bersama baru kali ini dia ucapkan panggilan " sayang " kepadaku  dan ibunya nangis karena tidak sempat bertemu denganku.
beberapa hari aku di jakarta kita sering bertukar pesan, sempat juga ia pernah berkata, dia akan balikan lagi dengan ku asalkan kulitku harus putih dulu,,jelas aku tidak mau melakukannya, aku hanya ingin cinta yang tulus dari seorang wanita, bukan memandang aku dari segi fisikku " kalau kau mencintaiku karena rupa, bagaimana kau bisa mencintai tuhan yang tak berupa " akhirnya aku harus di pindahkan ke tanggerang selatan di daerah bintaro, beberapa hari kemudian dia menyusulku ke jakarta, awalnya dia mau mengambil ijazah dari pekerjaan nya dulu sebelum sakit, tapi akhirnya dia bekerja di salon kecantikan dimangga dua, demi ingin betemu dengannya aku memberanikan diri naik kereta listrik setelah beberapa tahun baru kali ini aku naik commuter line lagi, kini akses dan fasilitasnnya lebih baik, aku naik dari stasiun sudimara dekat dengan koontrkannku menuju stsiuan kampung bandan yang tidak jauh dari mangga dua. aku bertemu dengannya lagi setelah perpisahan itu, setelah itu aku sering berkunjung ke mangga dua hanya untuk menjenguk atau melepas rindu yang tak tertahan di dada. dan aku juga pernah mengajak ke kontrakanku agar dia tau dimana aku bekerja.
april pertengahan ada sebuah masalah diantara kita, ibunya ingin menghubungi lia untuk menanya kabar nya namun handphone lia tidak aktif sudah beberapa hari, dengan hawatirnya ibunya langsung menanyakannya kepadaku dan ku jawab sejujurnya, minggu pagi yang awalnya ingin aku ajak dia ke monas, namun ada pesan yang mengejutkan darinya , pesan itu  sangat membuat aku sangat sakit hati dan masih membekas hingga kini "  ulah sagala di bejakeun ceuk urang ge, urang teu resep ka maneh teh, sagala teh di adukan we ka mamah urg, sok we bejakeun sagalana ka mamah abi, ulah mentang-mentang mamah abi setuju ka kamu, tapi ari kamu kitu wae mah belum tentu abi hayang ka kamu "nada kasar itu masih melekat hingga kini, aku jelas terbawa emosi kepadanya, ku belas pesan nya " hey, nu namina  mamah kamu ,khawatir keadaan kamu, matak naros ka abi ge, da hape kamu na teu aktif, sareng deui abi mah can pernah maksa kamu hayang ka abi,, abi mah kecewa ka kamu "setelah itu hape aku langsung aku tidak non aktifkan, karena sakitnya begitu membekas di dalam hati ini, segala apa yang kubuat dari dulu ingin memberikan yang terbaik namun pembalsan nya sendiri menyakitkanku. sebulan aku tak menghubunginya, dan datang pesan darinya di  pertengahan mei, untuk minta tolong, ku bantu dia dengan ikhlas tanpa dendam  walau saat itu masih ku ingat perkataannya, ketika itu dia mengalami masalah dengan tempat dia bekerja,dia memintaku untuk meminjam uang, aku memberikannya agar ia bisa pulang ke tasik, karena walau hati ini sakit namun cintaku kepadanya mengalahkan segala,, dan pesan yang janggal darinya yang seratus persen aku sendiri belum percaya yaitu dia mengatakan " a abi bade naros, aa kersa teu hirup jeung abi "pertama kalinya ia mengatakan aa yang tak dulu menyapa ku dengan " hey " , tak langsung ku jawab karena aku masih berfikir ini lia atau bukan atau dia hanya ingin menghibur hatiku " ku jawab sedikit lama bahwa aku sangat mengharapkan ia menjadi maa depanku walau walau beberapa kali aku harus terluka olehnya, namun lia yang lahir di hari kamis aku sudah mengenal sifatnya yang seperti angin kadang datang memberikan angin segar kadang ia hadir hembuskan badai besar lululantahkan hatiku,, ku ingin meyakinkan lagi, kebetulan saat itu aku juga pulang ke tasik namun beda harinya saja, dan aku ketika datang ke rumahnya ia bersikap biasa-biasa saja dan tak memanggil aku akang atau aa, dan masih memanggil aku " hey " jadi bisa ku simpulkan bahwa perkataannya saat itu hanya untuk pemanis saja,,,namun aku cukup bahagia walau itu hanya dusta.
juni pertengahan 2 minggu lia,novi,ibunya, dan ceu imas datang ke jakarta, mereka menginap di kontrakan saya, kedatangan mereka kesini untuk menonton grand final dangdut  academia , ku antarkan mereka ke studio 5 indosiar jumaat pagi untuk membawa tiket, tapi sayang mereka  yang dari pagi sudah mengantri dan sempat di panggil ke dalam namun tak jadi mendapatkann tiket karena panitia hanya menyediakan 100 tiket dan pembagian oleh panitia tidak sesuai antrian, untuk mengobati rasa kecewa mereka menonoton di luar studio, namun di luar studio juga tida kalah ramai nya dengan di dalam,  dan aku pamit pulang duluan karena harus kerja lagi malam itu, sabtu pagi yang awalnya mereka berniat untuk pulang namun sore harinya mereka kua ajak ke monas naik kereta listrik untuk mengabadikan jalan-jalan mereka di jakarta,,karena ada istilah kalau tidak ke monas belum bisa di katakan ke jakarta. ketika di kontrkan juga sempat aku bercanda dan berkata " keun we lia mah di dieu , maturan abi, " dia membalas ke mun tos nikah we ,,minggu pagi ku antarkan mereka ke pasar jumaat, dan aku tak kuat melihat wajahnya, karena akan terus merindukakannya ketika dia sudah pergi, diperpisahan itu sekali lagi aku ingin sekali memeluknya. 2 minggu di bulan ramadan, aku sering membangunkannya lewat pesan singkat, dan hanya di balas dingin seperti dulu-dulu.1o hari sebelum ulang tahunnya yang jatuh pada tanggal 21 juli aku sengaja tidak lagi mengirm ia pesan karena ingin memberikan kejutan kado. minggu pagi aku bersiap-siap pergi ke kota tua untuk membeli gambar wajahnya. namun hasil gambarnya tidak memuaskan karena tidak mirip sekali dengan yang aslinya dan aku mengeluh , aku akan kembali ke kota tua pada hari selasa, namun di senin  sore aku dapat musibah karena kecerobahan aku sendiri, aku mebakar sampah memakai bensin , kaki ku pun ikut terbakar karena cipratan bensin yang meledak di jirigen, seminggu itu aku aku tidak bisa bekerja, sempat aku dilarikn ke klinik karena luka bakar yang semakin parah, dan saat dalam kesakitan itu aku di rawat oleh kakakku ita di kontrkannya di bsd, sehari sesudah kejadian itu ibu lia mengrim pesan duka kepadaku, dan di lanjut oleh lia yang mengirim pesan yang sama, hanya pesan itu yang ku dapat dari lia selama aku sakit, padahal aku sangat mengharapkan setiap harinya ia memberi aku semangat sedikit menghiburku,  namun yang ku sayangi tak pernah ada, mungkin itu juga membuat lia  memutuskan ku saat ia sakit, karena aku tak pernah ada untuknya, ini karma untukku bukan obat yang kuharapkan  hanya pesan darinya yang kunantikan,  " sakit kakiku tak sesakit hatiku "akun sempat tidak bisa berjalan sama sekali sela 4 hari, karena luka bakar yang samaoi ketulang dan cairan yang setiap harinya keluar dari luka bakar kakiku.

hari mingu tanggal 20 juli aku memaksakan untuk ke kota tua, walau untuk jalan pun aku tertatih, namun demi kado yang ku janjikan aku tak ingin kecewakan lia di hari ulang tahunnya, aku harus berjalan 5 km dari cilenggang ke stasiun rawa buntu, karena dari cilenggang tidak ada angkutan yang langsung ke rawa buntu, demi lia aku rela berjalan kesakitan, tiba di stiun aku tidak bisa berdiri lama, walau berjalan aku bisa, namun untuk berdiri lama aku tidak bisa karena sangat kurasakan sakitnya sampai ke tulang kaki, untuk bisa duduk aku memilih menunggu kereta yang kedua yang lebih lenggang dari pada kereta yang pertama yang harus berdiri lama, sejam perjalanan dari stasiun  rawa bantu transit di stasiun tanah abang dan melanjutkan ke stasiun kampung bandan dan transit lagi ke jakarta kota , aku akhirnya sampai di kota tua, aku langsung mencari pelukis yang profesional, akhirnya gambar wajah lia yang akan menjadi kado di hari ultahnya pun aku merasa puas karena mirip dengan yang aslinya. aku bergegas pulang ke bsd lagi, namun yang tadinya aku dari stsiun jakarta kota menuju tanah abang aku bisa mendapatkan kursi untuk bisa duduk , namun dari tanah abang ke rawa buntu aku harus berdiri, walau aku sangat tidak kuat saat itu, namun setiap kulihat lukisan itu, aku dapat semangat lagi untuk tetap berdiri tegak , sampai di stasiun rawa buntu aku istirahat, dan aku merasa bangga pada diriku sendiri betapa aku menyayangi lia aku rela berkorban apa saja. aku rahasiakan kado itu dari kakakku, yang dianggap gila karena sampai segitunya menyayangi lia. hari senin nya aku  langsung kirim ke pos namun ketika aku meminta untuk tidak memasukan nama pengirim di kiriman itu namun pihak pos tidak setuju, aku hanya bermaksud untuk memberi tanpa harus tahu bahwa siapa yang selama ini menyayanginya dengan tulus. aku mendapatkan pesan terimaksih dari lia dihari kamis. aku mudik ke tasik pada hari minggu, namun aku tak datang kerumahnya, walau hati ingin sekali bertemu,namun kini semuanya telah berubah, aku hanya berharap kalau lia jodohku mohon aku dekatkan dengannya dengan kebahagian namun bila aku bukan jodohnya mohon jauhkan lia dari hidupku dengan baik-baik, namun aku hanya ingin meminta untuk bisa hadirkan lia di setiap  mimpi tidurku, untuk mengisi kesepian ini..aamiin..kini bisa ku simpulkan aku dan lia seperti jalan, kadang kita menemui jalan yang menanjak karena pertengkaran kadang kita juga berada di jalan menurun dan rata yang penuh kebahagian...dan kerikil kecil yang sering kita rasakan...to be continued...    

Saturday, April 26, 2014

Tentang dirinya
3 februari 2013 melalui seluler pukul 15.30 wib kebranikan diri ungkapkan rasa yang tersimpan jauh di dalam hatiku kepada seorang perempuan cantik jelita “Lia Eriyanti” Ia punya nama,,saat itu ia sedang berada di bandung untuk suatu pekerjaan..awal kalinya ku jadian dengannya ku tawarkan hubungan yang tak biasa,,,diantaranya ku bebaskan dia berteman dengan siapa saja,,yang lebih aneh ku tawarkan dia untuk memiliki kekasih selain saya..
2 minggu  lebih kita saling bertukar pesan yang membuat cinta ini semakin memuncak , kabar pagi darinya bahwa dia akan pulang ke Tasik..ada rasa campur dalam jiwa bingung, resah, gembira,dan entahlah rasa apa lagi,,karena ini pertama kalinya ku rasakan semua ini...
Rabu sore hujan begitu deras,,ia menungguku di halte bis terminal indihiang menunggu kedatanganku untuk menjemputnya,,,jantung takhenti berdetak kencang sepanjang jalan,,karena awal kalinya dalam hidupku menjemput seorang perempuan yang menjadi kekasihku..dengan hujan yang tak mematahkan diriku untuk menjemputnya ku lihat dia dengan baju warna pink resah menunggu kedatanganku ku hampiri ia untuk pertama kalinya setelah jadian dengan wajahnya yang merona...ku ajak ia pulang dengan ku tawari switer agar dia tak kedingainan..adarasa saling diam sejanak karena rasa malu diantara kita ku  antar dia sampai  cinutut,,karena keluarga ku dan keluarganya dan yang lainya belum tahu kalau diantara kita ada hubungan lebih dari seorang tetangga..kebetulan kami masih sekampung jadi kukanal dia semenjak ia masih kecil..namuan baru kali ini ku bisa lebih dari seornag teman dengannya...
Setiap pagi dan sore ku lihat dia duduk di beranda rumah keluraganya,hanyauntuk saling bertatap malu diantara kita,,,karena bernada rumah itu tepat  beberapa meter di depan  warung kakakku..ku melnatap wajahnya lama sambil tersenyum sedikit gila karena asamra yangmembara dalam jiwa...
Seminggu hubungan kami tanpa ada yang tahu...ku rencanakna untuk mengajakanya jalan-jalan  dan ia pun memintaku untuk mengajarkanya mengendarai vespa,,karena aku hanya punya motor vespa kua ajarkan dia di terusan jalan pasar cikurubuk sambil meliahatnya wajah  yang begitu serius ingin bisa mengendarai vespa,ku tawarkan ia untuk  mengendarai sampai ke dadaha...pertama kalinya ku ajak dia ke dadaha untuk membeli makroni kesukaanya semjak ia duduk di bangku smk,,,lama kita duduk sambil ngobrol di taman dadaha lalu ku antar ia pukul 9  malam sebelum malam semakin larut  dan keluraganya resah  menunggunya ..namun seperti biasa ku belum berani mengantarnya sampai ke rumahnya..Beberap kali kita bertemu di luar akhirnya ayahnya mengetahui juga bahwa aku dan dia selalu lewati  malam di dadaha... untuk bisa bertamu saya..kedua  orang tua nya memakai  alasan untuk di ajarinya juga naik vespa...kedua orang tuanya sangat terbuka kepada saya dan memang sebelum saya dekat dengan lia,,saya sudah berhubungan baik dengan orang tua nya sebagai tetangga yang saling tolong menolong..
1 bulan kita jalani  semua ini Akhirnya kedua kakakku pun tahu aku punya hubungan dengan lia...mereka sangat setuju dengan hubungan kita...beberapa kali ke dadaha namun selalu di ganggu dengan para pengamen dan keramaian dadaha akhirnya kita mencari tempat yang lebih tenang untuk berduan lebih leluasa,,,alun-alun kota menjadi tempat yang tepat waktu itu..banyak ku temukan ketenangan hati bersama nya di alun- alun kota Tasikmalaya...dan di sana pulaku dapat inspirasi untuk membuat lagu untuknya ku beri judul “Bahagia Bersamamu”
Ku ajak dia pergi menyusuri kuburan cina malam hari yang gelap gulita dengan vespa tercintaku...tangan nya yang dingin memgang erat jaketku,,,membuat  aku semakin cinta padanya..
Pesan terdengar tak berhenti,,ternya darinya,,dia menginginkanku untuk menjenguknya,,karena saat itu dia sedang sakit,,,perang dalam hatiku karena belum pernah selama kita menjalani hubangan ku berkunjung ke rumahnya,,karena ada rasa di dalam hati memaksaku untuk menjenguknya..ku bawakan buah tangan ku lihat ia terbaring lemas tak berdaya ajakku untuk menghampirinya..ia menyruhku untuk  memijitnya,,,ada resah dalam pikiranku,,,ku lakukan apayang menjadi inginnya...pijitanku tak terpakai olehnya tapi aku senang bisa lebih dekat denganya..ku memijitnya sampai di tertidur..ku beranjak pulang karena itu pula ayahnya pulang...ku pamit untuk pulang karena malam telah larut.. ..
20 februari hari ulang tahunku kebrikan ia boneka monyet,,yang tidak ku sangka ia akan menyukainya...ada kabar setiap aku tak di sampingnya atau dia akan berangkat kerja ia sempat diri untuk memluk boneka itu...
4 bulan ku jalani bersamanya ku sedikit banyak tahutentangnya,,,diantaranya ku adalah pacarnya yang ke 55 namun sebelumyasaat ia masih duduk di bangku smp kelas 1 ia pernah sempat menyukaiku  namun tak ada jawaban pasti dariku saat itu,,karen saat itu juga ku masih kelas 3 smp yang belum tahu mengenal yang namanya cinta...aku juga harus menghargai karena teman pria nya lebih banyak dari teman perempuannya..aku bisa menerima itu,,,namun setelah ku di kenalkan kepada temannya yang bernama “jajang” ku sedikit cemburu karena aku tahu juga saat itu jajang juga menyimpan rasa kepada lia,,,,tatapan jajang saat ia menyanyika lagu ciptaanya kepada lia buat aku semakin cemburu,,ku akui lagu-lagu  dan suara jajang dapat meluluhkan siapa saja yang mendengarnya termasuk lia...
Juni 2013 awal keretakan hubungan ku dengan lia,,,karena jajang lebih sering menemani lia dan berkunjung ke rumahnya di banding saya...seminggu sebelum ramadhan datang ku memastikan datang kerumahnya,,namun sambutanlia saat itu sangatlah tidak kuharapkan...tadinya saat ku ke rumahnya untuk merencanakan membelikannya sepatu high hill warna merah di ulang tahunnya tanggal 21 juni,,,namun karena ia tak membuatku nyaman saat itu,,ku tidak jadi memberikannya kado,,,dan sempat berpikir untuk mundur dari hubungan ini...
Di bulan puasa lama ku tak beri ia kabar,,ku ucapkan selamat ulang tahun padanya tanpa bingkisan kado,,karena hubngan kami saat itu semakin memburuk...kecewa mungkin masih terbelunggu dalam pikiranku namun tak bisa ku pungkiri saat itu ku masih menyayanginya...ku meminta kepada tuhan untuk di berikan jalan yang terbaik untukku dan dirinya..akhirnya dilebaran idul fitri kita bersama kembali.
Agustus 2013 dia berniat untuk bekerja kembali di bandung,sebulan dia bekerja di bandung ku tak memberikan pesan untuknya, membuat hubungan kita semakin tak menentu, ada kabar bahwa dia pindah kerjanya ke malang untuk beberapa minggu,lausetelah itu di pindahkan ke jakarta,,kabar terakhir ku terima dari keluarganya dia sering sakit-sakitan akhirnya awal november ia pulang ke tasik dengan kondisi tubuh yang tidak pit, 3 hari di tasik di terbaring lemah  dan harus di bawa ke rumah sakit, ku mencoba menjenguknya tapi dia menyimpan rasa kesal kepadaku sepertinya sakitnya pun ada hubungannya denganku,ternyata benar yang ku rasakan selama dia bekerja di luar kota dia sangat mengharapkan aku memberikan pesan untuknya, tapi aku malah cuek, aku berpikir saja saat itu, aku tak ingin mengganggu kerjaanya.
TANGGAL 11 november 2013 pukul 22.15 dia memberikan kabar untuk mengakhiri hubungan ini,, terasa bukan seperti nyata, aku harus kehilangan dia dengan cara seperti ini, aku coba mengikhlaskanya, walaupun hati sebnarnya tak ingin dia pergi dariku, tpi demi kebaikanya juga aku harus relakan dia pergi, paginya setelah dia putuskanku masih belum menyagka kalau dia kini benar-banar pergi..kabar ini pun cepat di terima oleh keluargaku, masih dengan persaan yang gundah gulana aku jalani hidup tanpa semangat dan tatapan kosong,,sore harinya berbunyi sms darinya, dan mencoba membuka wacana baru untuk hubunagn baru kita hanyalah teman sekarang, ku cuek dan tak mengharapkannya, tapi ada persaan bahwa semalam dia memutuskanku hanya untuk menggeretakku, tapi nasi sudah menjadi bubur. Pukul 6.30 sore kentuk pintu kamarku terasa tak asing bagiku, ternyata stelah kubuka pintu kamarku, tak kusangka yang datangke kamarku adalah ayahnya, dia mengetahui hubungan kami dengan anaknya sudah berakhir. Aku coba menjelaskan namun dia membrikan satun kesempatan atau tawaran, ayahnya datng ke rumahku untuk meminta sesuatu dariku yaitu beberapa helai rambutku dan fotoku, denagn tidak banyak bertanya untuk apa , aku berikan saja yang di inginkan ayahnya, karena sat itu juga aku masih memiliki rasa yang begitu besar untuk anaknya. Setalah ku ketahui rambut dan fotoku itu untuk di satukan dengan rambut dan fotonya dan di bawa kegarut sebagai sareat agar hubungan kita membaik kembali, beberapa hari kemudian rencana itupun di lakukan keluarganya dan benar saja ada effek dari itu, ada komunikasi lagi antara aku dan dirinya, dia menyuruhku untuk kerumahnya, setelah ku pikir hubungan kita semakin membaik, aku rencanakan untuk mengajaknya ke drajat garut, karena ku pernah janji padanya untuk mengajaknya kesana, seminggu setelah itu rencana  itu pun kita jadi pergi kesana, tapi kita tidak berdua masih ada yang ku ajak  yaitu teman saya yaitu zenal dan dede,m nurhidayat. pagi-pagi  setelah ku memintta izin pada keluarganya ku bonceng dia naik vespa, perjalanan kesana kita begitu bahagia, karena yang kurasakan dia masih menyayangiku, di perjalanan kita banyak berbicara, rencanaku awalnya mengajaknya kesan untuk mengajaknya kembali balikan,,setelah sampai disana karena jalannya tinggi,ketinggianya sendiri 1500 diatas permukaan air laut ku suruh dia untuk naik motor temanku,aku takut vespaku tak bisa naik , aku takut terjadi apa-apa padanya. Dia merasa sediit cemberut karena ku tak membocengnya..setelah kami tiba di kawah drajat, kita foto-foto disan , disana juga  ditutupi asap belerang yang masih banyak,, ku meminta untuk bisa berfoto berdua dengannya, tapi dia menolaknya,itu mebuatku kecewa,,aku kesal padanya , pada ssat seperti ini  saat ku inginkan bisa lebih dekat dengannya, setelah dari kawah kita putuskan untuk bernang di kolam air panas disana, hanya aku dan dede yang berenang dia dan jenal asik melihat dangdutan, ia berencana ingin nyanyi di panggung disana, tapi rencana itu tidak jadi, kami semua berncana untuk pulang di perjalanan pulang aku mengutarakan isi hatiku untuk bisa menjadi pacarnya kembali tapi dia tidak menjawab dengan terus ku tanyakan opadanya, “ maukan kau jadi pacarku kembali, karen rasa syang ini masih ku simpan di hatiku untukmu “ karena mungkin aku terlalu memaksa dia marah, kamipun berhenti sejenak di pertokaan karen hujan semakin deras, dia marah besar ssat itu dan tak ingin duduk dismapingku, hujan pun reda dia tidak ingin pulang di bonceng denganku, aku turuti permintannya dia di bonceng  oleh jenal, di perjalanan kita berbeda jalan saya, dede, dan ujang ( m nurhidayat ) mengambil jalan ke kanan, dia dan jenal ke kiri, tidak lama ku sadari dia tak ada menyusul ku dan ujang cari dia lagi kembali ketempat semula kita tadi tapi tidak ada langsung saya mengejarnya belok kiri sambil terus menghubunginya tapi dia tak mengangkat telepon dariku, dengan rasa khawatir aku terus berputar-putar di jalan itu, tapi  masih tidak ketemu, saya dan ujang menunggunya lampu merah yang arah salawu, ku pun bertemu dengan dede disana, dan kyceritkan bahwa dua orang itu tidak ada, dede yang memaksa untuk pulang, ku menyruhnya untuk pulang sendiri, karena aku tidak akan pulang tanpa tahu dia dimana, tapi dede urung niatnya pulang dia menyediakan diri untuk membantu mencari, ku telepon terus  akhirnya dia  angkat karena aku pakai nomer temanku,,ternyata dia nyasar ke arah yang ke bandung,, aku pun mengjeranya kesan ,,pulsaku habis aku memint di krim pulsa ke kakaku ,,dengan suara rasa khawatir kakak bertanya untuk apa, ku  jawab saja zenal dan lia tidak ada , bukan berniat untuk memberi tahu kakakku, sejam kita mencarinya, akhirnya kita ketemu, dia sedang menangis, ku hampiri dia, dia marah-marah sambil menangis dia menuduhku meninggalkannya. Kalau aku ada niat meninggalkannya ku tak mungkin susah payah mencarinya,,dia masih tidak mau di bonceng oleh saya dia akhirnya di bonceng oleh dede,,di perjalanan kita ambil arah ke bandung untuk melalui limbangan, huajn deras belum juga menghentikan perjalanan kita pulang akhrinya zenal dan ujang berniat untuk pulang terlebih  dahulu, aku dan dede yang mebonceng lia bertehenti sejenak di sebuah warung, ku tawarkan untuk mengisi perut dahulu, ku tawarkan dia semangkuk mie instan, utnuk menghangatkan badan, ku rayu dia untuk memaafkanku atas jkejadian ini semua dengan merayu umenyuapinya tapi dia masih marah besar padaku, dia tidak mau, ku tawarkan jaket padanya dia menolaknya, tapi pas dede menawarkan jaket dia  langsung memkainya, ada rasa cemburu harusnya aku yang memperlakukan dia seperti itu, kita melanjutkan perjalanan karena haripun sudah mulai larut malam,dia perjalanan aku dengan vespaku dan lia dibonceng dede, tangan lia melingkar erat memegangang perut dede,,aku yang kedinginan hanya bisamelihat nya karena hujan begitu deras,,ada rasa sakit saat melihat itu kenapa ketika hubungan denganku dia tidak pernah memperlakukanku seperti itu tapi sudah lah aku tak ingin  memikirkannya saat itu, yang jelas aku hanya ingin dia pulang dengan selamatdan sehat walapiat,  entah esok dia masih ingin berbicara denganku atau masih mau berteman denganku, tiba di ciawi saya bertemu lagi dengan  jenal dan ujang dan dede meminta izin untuk pulang terlebih dahulu dengan lia, ku iyakan saja waktu itu,, di ciawi ku melihatnya sedang menyandarkan tanganya ke bahu lia seolah menenagkan hati lia,,oh ya saat mencarinya dede memberikan tawaran untuk menyelesaikan masalah ini, tapi ku pinta kepada dede  hanya bawa dia pulang dengan selamat dan menemaniku berbicara pada keluarganya untuk nenejelaskan kejadian ini semua, tapi dede bersikeras ingin masuk ke masalah aku dan lia, aku tak hanya diam bukan berarti aku setuju, aku tiba duluan di rumah lia tapi dia belum datang ku coba telepom. Keluarganya pun datang dan kocoba jelaskan dengan berbohong pada keluarganya , karena lia tak ingin orang tuanya tahu masalah sebenarnya,,esok harinya ku pergi kerumahnya untuk mengambil jaket dede, kulihat dia alhamdulialh baik-baik saja walaupun pada saat ku temui dia masih menyimpan marah padaku, aku pulang dengan rasa sangat  bersalah,aku pergi ke galunggung untuk memandikan diriku, agar aku di bersihkan dari segala sipat burukku, setelah mandi ku sms dia untuk meminta maaf dan tak akan mengganggunya lagi, karena hanya membuatnya terluka lebih baik aku tidak ada untuknya,..sore hari setelah aku mandi di galunggung sms datang dari dede diaingin bertemu, dia menceritakan bahwa dia bertemu dengan lia di kolam renang magkubumi hari itu juga. Dede menceritakan bahwa lia tak ingin dulu untuk aku yang berniat ingin menjadi pacarnya kembali. Dede menyurhku untuk tidak menembaknya beberapa bulan ini,,dede merencanakan agar aku bisa bertemu dengannya lagi , dia menyuruhku mengajak lia ke alun-alun, hanya untuk memperbaiki masalah itu..akhirnya ku bawa dia ke alun-alun karena dede yang menyuruhku,awalnya aku tak ingin ada urusan dengan lia tapi dede menyuruhku untuk memperbaiki masalah ini...
Beberapa minggu setelah kejadian itu ku tahu kalau dede sering smsan malahan janjian untuk ketemuan,aku sangat marah pada dede dan  tak ingin mengobrol dengannya walau di kampus sekalipun, aku baru menyadari bahwa teman yang sangat ku percaya bisa melakuakan itu di belakangku,padahal dede sendiri pada saat itu memiliki pacar di bandung,,,.ada esematan untuk menjelaskan bahwa dede suka mempermainkan wanita pada lia, tapi dia malah marah besar kepada saya, niat nya hanya ingin memebri tahu keburukan dede” karena dede pernah berbicara pada saya “ selain leni wanita lain hanya untuk memenuhi jasrat nya di ranjang saja “ karena tak ingin kejadian itu terjadi pada lia. Lia malah marah-marah padaku. Dan jangan sok tahu soal dirinya dengan dede. beberapa minggu setelah ku tahu dede selalu menjalani hubungan komunikasi dengan lia, ku ajak dia menjelaskan semua nya,,ku ajak dia ngobrol panjang lebar di sindang kasih untuk tidak lagi mencampuri masalah saya, dan saya mohon untuk dede menjauhi lia dan tak lagi menghubunginya.kita pu sepakat untuk itu, biar saya saja yang coba memperbaiki hubungan saya dengan lia, dan tak ingin ku berbagi masalah pribadiku lagi pada dede. Ku jelaskan juga pad lia masalah dengan dede sudah selesai, dan tak perlu kita mebahasnya lagi,,hubungan kami semakin tak jelas...kunsemakin jarng mengirim lia pesan diapun begitu akhir januari setelah saya selesai OJT, ada kabar lagi darinya...sulit ku tampik bahwa aku masih sayang padanya,,oh ya selain keluarganya telah menyatukan rambut kita,,aku pun setelah beberapa minggu kejadian di drajat garut ,,mengikat lebih erat hubungan kita ke galunggung,,ini bukan pelet loh,,hanya saja setangah jiwa saya dan lia di satukan,,,bisa di bilang setangah dari dirinya sudah aku nikahi, tapi belum bisa saya menidurinya  karena belum jab kobul hanya saja walaupun kita tidak lagi pacaran kita masih memendam rasa sayang itu, walaupun sudah putu kita berdua tidak bisa memiliki pacar lagi selain kita pacaran lagi, cemburunya pun  dua kali lipat di banding pacaran  biasa, rasa sayang nya pun melebihi rasa sayang biasa,, dan kalau diantara kita ada salah satu yang meninggal salah satu nya lagi takan bisa menikah,,kalau diantara kita kalau memang bukan jodoh,karena jodoh di tangan ALLOH , kalau ingin menikah harus aku dulu yang menikah baru lia dapat menikah, kalua aku belum menikah lia tidak akan pernah bisa menikah..kecuali kalau aku dan lia berjodoh kita bisa menikah secepat mungkin tanpa bisa lia menolak lamaran dari saya...karena sampai kapan pun rasa syang itu takanhilang kalau kita belum menikah, atau aku memutuskan untuk menikah dengan orang lain , baru lia bisa menikah. Sekali lagi ini bukan pelet. Kalu pelet sudah menikah tunggu jarak setahuan pasti akan ada perceraian..ya kalau hubungan aku saat ini asih seperti ini kau harus terima menyayanginya dengan rasa sakit, merindukan nya tapi tidak bisa dekat dengannya..hubungan kami di perparah ketika aku mengikuti konser band dan di sebagai pembawa acaranya, tapi di sana kita tak saling menyapa,,malah dia di konser tersebut di peluk oleh seorang pria putih ganteng,,yang baru ia kenal,,hubungan mereka semakin dekat setalah pria itu sering main  kerumah nya dan aku mulai sadar diri aku lebih rendah dari pria tersebut, aku tidak lagi menhubungi lia untuk beberapa lama..
Awal februari aku dapat panggilan kerja ke jakarta, saat itu aku lagi tes kesehatan di jakarta, ada sms darinya bahwa aku di kabarkan sakit parah,,dan dia kecewa tidak mengabarinya,,saat  itu memang saya sedang mengidap penyakit hepatitis b turunan, karen ibu saya mengidap penyakit itu,tapi tidak sampai terbaring sakit, dia pergi dengan ibunya kerumah saya untuk menjenguk saya tapi saya sedang tidak berada di rumah, karena saya sedang tes di jakarta. Dia menjelaskan bahwa dia cemas dengan keadaan saya dan mengungkapkan bahwa dia masih sayang pada saya,,,saya sangat  gembira  mendapat pesan tersebut. Ada jalan lagi untuk dekat dengannya.penyakit saya baru saya ketahui setakh gagal tes di hino,,,penyakit saya timbul bukan karena pola makan, tapi lebih ke pikiran,,jadi setelah mengenalnya saya sering kepikiran , penyakit saya akan parah ketika aku dan lia ada masalah, tapi penyakit ini akan hilang jika lia bisa membautku bahagia dan tersenyum,tes kedua di perusahan blue bird membuatku harus berpisah jauh saya kerja di jakarta dan dia tasik,, sehari sebelum sya berangkat saya datang kerumahnya untuk pamitan,,kulihat  dia tiadk menyangka kalu secapat ini kita di pisahkan lagi setalah hany beberapa hari kita bisa baikan lagi tapi bukan pacaran loh hanya diantara kita terus terang bahwa masih saya dan masih butuh, ibunya pun menangis saat aku pergi, karena ibunya sendiri inginkan aku jadi menantunya,,dan sudah ku anggap sebagai orang tua saya sendiri, beliau sangat baik pada saya.beliau  juga mencari obat untuk menyembuhkan penyakit saya,,beberapa minggu di jakarta ada kabar darinya, dia akan menyusl ke jakarta untuk kerja di jakarta juga,,diapun dapat kerjaan di rias kecantiakan di mangga dua dan saya bekerja di pt blue bird sebagai mekanik di bintaro ,tangsel. Demi ingin bertemu dengannya ku rela naik turun comuter line untuk bisa bertemu dengannya..hampir beberapa minggu kita saling komunikasi dan ku ajak dia ke bintaro kontrakan saya,,tapi seperti biasa beberapa minggu kemudian ketika aku ada masalah dengan teman kontrkan kuu sendiri, akupun jadi jarang memberinya pesan,karena dia tak pernah mengerti,pada saat itu ibunya menanyakan kabaranya kepadaku, dan ku beri tahu apa adanya, karena saat itu hpnya sedang tidak aktif..eh lia marah balik marah kepada saya dia bilang “ kasih tahu saja semuanya kepada ibu saya, dia katakan itu yang tiak suka dari kamu ( adam ) kamu itu selalu membri tahu apaun kepada ibu saya, kalu kamu begitu terus aku tak mau menjadi istrimu, walau ibu saya menyetujui kamu jadi menantunya “ saya terbawa emosi” saya katakan padanya “ masa ibu kamu ingin tahu keadaanmu , kamu tidak mau,,terserah kamu sekarang mah, aku juga tidak pernah memaksa kamu untuk menjadi istri saya,untuk mebalas rasa sayng ini, aku hanya menyayangimu tanpa ingin tahu apa kamu mencintaiku,,kamu ingin dimengerti tapi kamu tidakk pernah ingin mengerti saya, semua keinginanmu saya turuti tapi apa kamu pernah berfikir bahwa ssetiap permitaan saya tidak pernah kamu turuti, jujur kamu tidak perlu sempurna beroenampilan di hadapan saya, yang hanya saya dari mu kamu menuruti omongan saya yang baik, kamu mengerti perasaan ini, aku kecewa sama kamu, kalau ada butuh sms saja”..itu ku lakukan karena ku cape dia terus yang ingi di mengerti.. beberapa hari ku cuekin dia,akhrinya ada juga pesan darinya, dan dia meminta bantuan dari saya,,,tanpa banyak alasan aku langsung membantunya,,,karena jujur aku tak pernah sanggup menolak permintaanya, rasa sayang ini benar-benar begitu besar padanya...kini hubangan ku dan dirinya kembali menjauh, KU jarang lagi main ke mangga dua, tapi syukurlah di jakarta masih banyak  kerabatnya yang bisa menjaganya,,,,
Ini lah perjalanan saya dengan lia eriyanti seperti angin,,kadang dia datang dengan angin yang menyejukan hati kadang dia datang hembuskan aku dengan angin topan nya..sampai saat ini kutulis  aku tak bisa melupakannya,bukan karena iktan itu, tapi ini benar hatiku yang tulus  menyayanginya,,sampai dia dekat dengan lelaki lain aku akan tetap sendiri menunggunya, walau dia datang hanya karena ada butuh saja,,asalkan dia bahagia aku ikut bahagia,,,
Semoga dia membaca tulisan ini,,” lia aku sangat menyayangimu, tak peduli kamu siapa aku siapa,jika kamu ingin mengerti aku, kamu tak perlu berdandan, kamu tak perlu mandi, kamu tak perlu ingin bisa lebih dariku,cukup kamu apa adanya, dan bisa berbagi cerita denganku walausekecil apapun,jangan ada yang kamu tutupi,ceritakan saja semua, itu bisa menghargaiku, aku ingin kamu jujur pada ku, aku ingin kamu menuruti  perkataanku, aku ingin kamu mengerti aku,,aku memang tidak seperti mantan-mantamu yang lebih kaya dan ganteng dibanding saya, tapi aku selalu berusaha ingin bahgiakanmu,,,lia aku menyayangimu lebih dari aku menyayangiku diriku sendiri,,,aku rela mati asal bisa melihat kau tersenyum...
Jika ada yang membaca tulisan ini, dan mengenal lia eriyanti, atau bertemu dia di jalan tolong sampaikan padanya aku sangat menyayanginya,,,,



tentang dirinya

Tentang dirinya

3 februari 2013 melalui seluler pukul 15.30 wib kebranikan diri ungkapkan rasa yang tersimpan jauh di dalam hatiku kepada seorang perempuan cantik jelita “Lia Eriyanti” Ia punya nama,,saat itu ia sedang berada di bandung untuk suatu pekerjaan..awal kalinya ku jadian dengannya ku tawarkan hubungan yang tak biasa,,,diantaranya ku bebaskan dia berteman dengan siapa saja,,yang lebih aneh ku tawarkan dia untuk memiliki kekasih selain saya..
2 minggu  lebih kita saling bertukar pesan yang membuat cinta ini semakin memuncak , kabar pagi darinya bahwa dia akan pulang ke Tasik..ada rasa campur dalam jiwa bingung, resah, gembira,dan entahlah rasa apa lagi,,karena ini pertama kalinya ku rasakan semua ini...
Rabu sore hujan begitu deras,,ia menungguku di halte bis terminal indihiang menunggu kedatanganku untuk menjemputnya,,,jantung takhenti berdetak kencang sepanjang jalan,,karena awal kalinya dalam hidupku menjemput seorang perempuan yang menjadi kekasihku..dengan hujan yang tak mematahkan diriku untuk menjemputnya ku lihat dia dengan baju warna pink resah menunggu kedatanganku ku hampiri ia untuk pertama kalinya setelah jadian dengan wajahnya yang merona...ku ajak ia pulang dengan ku tawari switer agar dia tak kedingainan..adarasa saling diam sejanak karena rasa malu diantara kita ku  antar dia sampai  cinutut,,karena keluarga ku dan keluarganya dan yang lainya belum tahu kalau diantara kita ada hubungan lebih dari seorang tetangga..kebetulan kami masih sekampung jadi kukanal dia semenjak ia masih kecil..namuan baru kali ini ku bisa lebih dari seornag teman dengannya...
Setiap pagi dan sore ku lihat dia duduk di beranda rumah keluraganya,hanyauntuk saling bertatap malu diantara kita,,,karena bernada rumah itu tepat  beberapa meter di depan  warung kakakku..ku melnatap wajahnya lama sambil tersenyum sedikit gila karena asamra yangmembara dalam jiwa...
Seminggu hubungan kami tanpa ada yang tahu...ku rencanakna untuk mengajakanya jalan-jalan  dan ia pun memintaku untuk mengajarkanya mengendarai vespa,,karena aku hanya punya motor vespa kua ajarkan dia di terusan jalan pasar cikurubuk sambil meliahatnya wajah  yang begitu serius ingin bisa mengendarai vespa,ku tawarkan ia untuk  mengendarai sampai ke dadaha...pertama kalinya ku ajak dia ke dadaha untuk membeli makroni kesukaanya semjak ia duduk di bangku smk,,,lama kita duduk sambil ngobrol di taman dadaha lalu ku antar ia pukul 9  malam sebelum malam semakin larut  dan keluraganya resah  menunggunya ..namun seperti biasa ku belum berani mengantarnya sampai ke rumahnya..Beberap kali kita bertemu di luar akhirnya ayahnya mengetahui juga bahwa aku dan dia selalu lewati  malam di dadaha... untuk bisa bertamu saya..kedua  orang tua nya memakai  alasan untuk di ajarinya juga naik vespa...kedua orang tuanya sangat terbuka kepada saya dan memang sebelum saya dekat dengan lia,,saya sudah berhubungan baik dengan orang tua nya sebagai tetangga yang saling tolong menolong..
1 bulan kita jalani  semua ini Akhirnya kedua kakakku pun tahu aku punya hubungan dengan lia...mereka sangat setuju dengan hubungan kita...beberapa kali ke dadaha namun selalu di ganggu dengan para pengamen dan keramaian dadaha akhirnya kita mencari tempat yang lebih tenang untuk berduan lebih leluasa,,,alun-alun kota menjadi tempat yang tepat waktu itu..banyak ku temukan ketenangan hati bersama nya di alun- alun kota Tasikmalaya...dan di sana pulaku dapat inspirasi untuk membuat lagu untuknya ku beri judul “Bahagia Bersamamu”
Ku ajak dia pergi menyusuri kuburan cina malam hari yang gelap gulita dengan vespa tercintaku...tangan nya yang dingin memgang erat jaketku,,,membuat  aku semakin cinta padanya..
Pesan terdengar tak berhenti,,ternya darinya,,dia menginginkanku untuk menjenguknya,,karena saat itu dia sedang sakit,,,perang dalam hatiku karena belum pernah selama kita menjalani hubangan ku berkunjung ke rumahnya,,karena ada rasa di dalam hati memaksaku untuk menjenguknya..ku bawakan buah tangan ku lihat ia terbaring lemas tak berdaya ajakku untuk menghampirinya..ia menyruhku untuk  memijitnya,,,ada resah dalam pikiranku,,,ku lakukan apayang menjadi inginnya...pijitanku tak terpakai olehnya tapi aku senang bisa lebih dekat denganya..ku memijitnya sampai di tertidur..ku beranjak pulang karena itu pula ayahnya pulang...ku pamit untuk pulang karena malam telah larut.. ..
20 februari hari ulang tahunku kebrikan ia boneka monyet,,yang tidak ku sangka ia akan menyukainya...ada kabar setiap aku tak di sampingnya atau dia akan berangkat kerja ia sempat diri untuk memluk boneka itu...
4 bulan ku jalani bersamanya ku sedikit banyak tahutentangnya,,,diantaranya ku adalah pacarnya yang ke 55 namun sebelumyasaat ia masih duduk di bangku smp kelas 1 ia pernah sempat menyukaiku  namun tak ada jawaban pasti dariku saat itu,,karen saat itu juga ku masih kelas 3 smp yang belum tahu mengenal yang namanya cinta...aku juga harus menghargai karena teman pria nya lebih banyak dari teman perempuannya..aku bisa menerima itu,,,namun setelah ku di kenalkan kepada temannya yang bernama “jajang” ku sedikit cemburu karena aku tahu juga saat itu jajang juga menyimpan rasa kepada lia,,,,tatapan jajang saat ia menyanyika lagu ciptaanya kepada lia buat aku semakin cemburu,,ku akui lagu-lagu  dan suara jajang dapat meluluhkan siapa saja yang mendengarnya termasuk lia...
Juni 2013 awal keretakan hubungan ku dengan lia,,,karena jajang lebih sering menemani lia dan berkunjung ke rumahnya di banding saya...seminggu sebelum ramadhan datang ku memastikan datang kerumahnya,,namun sambutanlia saat itu sangatlah tidak kuharapkan...tadinya saat ku ke rumahnya untuk merencanakan membelikannya sepatu high hill warna merah di ulang tahunnya tanggal 21 juni,,,namun karena ia tak membuatku nyaman saat itu,,ku tidak jadi memberikannya kado,,,dan sempat berpikir untuk mundur dari hubungan ini...
Di bulan puasa lama ku tak beri ia kabar,,ku ucapkan selamat ulang tahun padanya tanpa bingkisan kado,,karena hubngan kami saat itu semakin memburuk...kecewa mungkin masih terbelunggu dalam pikiranku namun tak bisa ku pungkiri saat itu ku masih menyayanginya...ku meminta kepada tuhan untuk di berikan jalan yang terbaik untukku dan dirinya..akhirnya dilebaran idul fitri kita bersama kembali.
Agustus 2013 dia berniat untuk bekerja kembali di bandung,sebulan dia bekerja di bandung ku tak memberikan pesan untuknya, membuat hubungan kita semakin tak menentu, ada kabar bahwa dia pindah kerjanya ke malang untuk beberapa minggu,lausetelah itu di pindahkan ke jakarta,,kabar terakhir ku terima dari keluarganya dia sering sakit-sakitan akhirnya awal november ia pulang ke tasik dengan kondisi tubuh yang tidak pit, 3 hari di tasik di terbaring lemah  dan harus di bawa ke rumah sakit, ku mencoba menjenguknya tapi dia menyimpan rasa kesal kepadaku sepertinya sakitnya pun ada hubungannya denganku,ternyata benar yang ku rasakan selama dia bekerja di luar kota dia sangat mengharapkan aku memberikan pesan untuknya, tapi aku malah cuek, aku berpikir saja saat itu, aku tak ingin mengganggu kerjaanya.
TANGGAL 11 november 2013 pukul 22.15 dia memberikan kabar untuk mengakhiri hubungan ini,, terasa bukan seperti nyata, aku harus kehilangan dia dengan cara seperti ini, aku coba mengikhlaskanya, walaupun hati sebnarnya tak ingin dia pergi dariku, tpi demi kebaikanya juga aku harus relakan dia pergi, paginya setelah dia putuskanku masih belum menyagka kalau dia kini benar-banar pergi..kabar ini pun cepat di terima oleh keluargaku, masih dengan persaan yang gundah gulana aku jalani hidup tanpa semangat dan tatapan kosong,,sore harinya berbunyi sms darinya, dan mencoba membuka wacana baru untuk hubunagn baru kita hanyalah teman sekarang, ku cuek dan tak mengharapkannya, tapi ada persaan bahwa semalam dia memutuskanku hanya untuk menggeretakku, tapi nasi sudah menjadi bubur. Pukul 6.30 sore kentuk pintu kamarku terasa tak asing bagiku, ternyata stelah kubuka pintu kamarku, tak kusangka yang datangke kamarku adalah ayahnya, dia mengetahui hubungan kami dengan anaknya sudah berakhir. Aku coba menjelaskan namun dia membrikan satun kesempatan atau tawaran, ayahnya datng ke rumahku untuk meminta sesuatu dariku yaitu beberapa helai rambutku dan fotoku, denagn tidak banyak bertanya untuk apa , aku berikan saja yang di inginkan ayahnya, karena sat itu juga aku masih memiliki rasa yang begitu besar untuk anaknya. Setalah ku ketahui rambut dan fotoku itu untuk di satukan dengan rambut dan fotonya dan di bawa kegarut sebagai sareat agar hubungan kita membaik kembali, beberapa hari kemudian rencana itupun di lakukan keluarganya dan benar saja ada effek dari itu, ada komunikasi lagi antara aku dan dirinya, dia menyuruhku untuk kerumahnya, setelah ku pikir hubungan kita semakin membaik, aku rencanakan untuk mengajaknya ke drajat garut, karena ku pernah janji padanya untuk mengajaknya kesana, seminggu setelah itu rencana  itu pun kita jadi pergi kesana, tapi kita tidak berdua masih ada yang ku ajak  yaitu teman saya yaitu zenal dan dede,m nurhidayat. pagi-pagi  setelah ku memintta izin pada keluarganya ku bonceng dia naik vespa, perjalanan kesana kita begitu bahagia, karena yang kurasakan dia masih menyayangiku, di perjalanan kita banyak berbicara, rencanaku awalnya mengajaknya kesan untuk mengajaknya kembali balikan,,setelah sampai disana karena jalannya tinggi,ketinggianya sendiri 1500 diatas permukaan air laut ku suruh dia untuk naik motor temanku,aku takut vespaku tak bisa naik , aku takut terjadi apa-apa padanya. Dia merasa sediit cemberut karena ku tak membocengnya..setelah kami tiba di kawah drajat, kita foto-foto disan , disana juga  ditutupi asap belerang yang masih banyak,, ku meminta untuk bisa berfoto berdua dengannya, tapi dia menolaknya,itu mebuatku kecewa,,aku kesal padanya , pada ssat seperti ini  saat ku inginkan bisa lebih dekat dengannya, setelah dari kawah kita putuskan untuk bernang di kolam air panas disana, hanya aku dan dede yang berenang dia dan jenal asik melihat dangdutan, ia berencana ingin nyanyi di panggung disana, tapi rencana itu tidak jadi, kami semua berncana untuk pulang di perjalanan pulang aku mengutarakan isi hatiku untuk bisa menjadi pacarnya kembali tapi dia tidak menjawab dengan terus ku tanyakan opadanya, “ maukan kau jadi pacarku kembali, karen rasa syang ini masih ku simpan di hatiku untukmu “ karena mungkin aku terlalu memaksa dia marah, kamipun berhenti sejenak di pertokaan karen hujan semakin deras, dia marah besar ssat itu dan tak ingin duduk dismapingku, hujan pun reda dia tidak ingin pulang di bonceng denganku, aku turuti permintannya dia di bonceng  oleh jenal, di perjalanan kita berbeda jalan saya, dede, dan ujang ( m nurhidayat ) mengambil jalan ke kanan, dia dan jenal ke kiri, tidak lama ku sadari dia tak ada menyusul ku dan ujang cari dia lagi kembali ketempat semula kita tadi tapi tidak ada langsung saya mengejarnya belok kiri sambil terus menghubunginya tapi dia tak mengangkat telepon dariku, dengan rasa khawatir aku terus berputar-putar di jalan itu, tapi  masih tidak ketemu, saya dan ujang menunggunya lampu merah yang arah salawu, ku pun bertemu dengan dede disana, dan kyceritkan bahwa dua orang itu tidak ada, dede yang memaksa untuk pulang, ku menyruhnya untuk pulang sendiri, karena aku tidak akan pulang tanpa tahu dia dimana, tapi dede urung niatnya pulang dia menyediakan diri untuk membantu mencari, ku telepon terus  akhirnya dia  angkat karena aku pakai nomer temanku,,ternyata dia nyasar ke arah yang ke bandung,, aku pun mengjeranya kesan ,,pulsaku habis aku memint di krim pulsa ke kakaku ,,dengan suara rasa khawatir kakak bertanya untuk apa, ku  jawab saja zenal dan lia tidak ada , bukan berniat untuk memberi tahu kakakku, sejam kita mencarinya, akhirnya kita ketemu, dia sedang menangis, ku hampiri dia, dia marah-marah sambil menangis dia menuduhku meninggalkannya. Kalau aku ada niat meninggalkannya ku tak mungkin susah payah mencarinya,,dia masih tidak mau di bonceng oleh saya dia akhirnya di bonceng oleh dede,,di perjalanan kita ambil arah ke bandung untuk melalui limbangan, huajn deras belum juga menghentikan perjalanan kita pulang akhrinya zenal dan ujang berniat untuk pulang terlebih  dahulu, aku dan dede yang mebonceng lia bertehenti sejenak di sebuah warung, ku tawarkan untuk mengisi perut dahulu, ku tawarkan dia semangkuk mie instan, utnuk menghangatkan badan, ku rayu dia untuk memaafkanku atas jkejadian ini semua dengan merayu umenyuapinya tapi dia masih marah besar padaku, dia tidak mau, ku tawarkan jaket padanya dia menolaknya, tapi pas dede menawarkan jaket dia  langsung memkainya, ada rasa cemburu harusnya aku yang memperlakukan dia seperti itu, kita melanjutkan perjalanan karena haripun sudah mulai larut malam,dia perjalanan aku dengan vespaku dan lia dibonceng dede, tangan lia melingkar erat memegangang perut dede,,aku yang kedinginan hanya bisamelihat nya karena hujan begitu deras,,ada rasa sakit saat melihat itu kenapa ketika hubungan denganku dia tidak pernah memperlakukanku seperti itu tapi sudah lah aku tak ingin  memikirkannya saat itu, yang jelas aku hanya ingin dia pulang dengan selamatdan sehat walapiat,  entah esok dia masih ingin berbicara denganku atau masih mau berteman denganku, tiba di ciawi saya bertemu lagi dengan  jenal dan ujang dan dede meminta izin untuk pulang terlebih dahulu dengan lia, ku iyakan saja waktu itu,, di ciawi ku melihatnya sedang menyandarkan tanganya ke bahu lia seolah menenagkan hati lia,,oh ya saat mencarinya dede memberikan tawaran untuk menyelesaikan masalah ini, tapi ku pinta kepada dede  hanya bawa dia pulang dengan selamat dan menemaniku berbicara pada keluarganya untuk nenejelaskan kejadian ini semua, tapi dede bersikeras ingin masuk ke masalah aku dan lia, aku tak hanya diam bukan berarti aku setuju, aku tiba duluan di rumah lia tapi dia belum datang ku coba telepom. Keluarganya pun datang dan kocoba jelaskan dengan berbohong pada keluarganya , karena lia tak ingin orang tuanya tahu masalah sebenarnya,,esok harinya ku pergi kerumahnya untuk mengambil jaket dede, kulihat dia alhamdulialh baik-baik saja walaupun pada saat ku temui dia masih menyimpan marah padaku, aku pulang dengan rasa sangat  bersalah,aku pergi ke galunggung untuk memandikan diriku, agar aku di bersihkan dari segala sipat burukku, setelah mandi ku sms dia untuk meminta maaf dan tak akan mengganggunya lagi, karena hanya membuatnya terluka lebih baik aku tidak ada untuknya,..sore hari setelah aku mandi di galunggung sms datang dari dede diaingin bertemu, dia menceritakan bahwa dia bertemu dengan lia di kolam renang magkubumi hari itu juga. Dede menceritakan bahwa lia tak ingin dulu untuk aku yang berniat ingin menjadi pacarnya kembali. Dede menyurhku untuk tidak menembaknya beberapa bulan ini,,dede merencanakan agar aku bisa bertemu dengannya lagi , dia menyuruhku mengajak lia ke alun-alun, hanya untuk memperbaiki masalah itu..akhirnya ku bawa dia ke alun-alun karena dede yang menyuruhku,awalnya aku tak ingin ada urusan dengan lia tapi dede menyuruhku untuk memperbaiki masalah ini...
Beberapa minggu setelah kejadian itu ku tahu kalau dede sering smsan malahan janjian untuk ketemuan,aku sangat marah pada dede dan  tak ingin mengobrol dengannya walau di kampus sekalipun, aku baru menyadari bahwa teman yang sangat ku percaya bisa melakuakan itu di belakangku,padahal dede sendiri pada saat itu memiliki pacar di bandung,,,.ada esematan untuk menjelaskan bahwa dede suka mempermainkan wanita pada lia, tapi dia malah marah besar kepada saya, niat nya hanya ingin memebri tahu keburukan dede” karena dede pernah berbicara pada saya “ selain leni wanita lain hanya untuk memenuhi jasrat nya di ranjang saja “ karena tak ingin kejadian itu terjadi pada lia. Lia malah marah-marah padaku. Dan jangan sok tahu soal dirinya dengan dede. beberapa minggu setelah ku tahu dede selalu menjalani hubungan komunikasi dengan lia, ku ajak dia menjelaskan semua nya,,ku ajak dia ngobrol panjang lebar di sindang kasih untuk tidak lagi mencampuri masalah saya, dan saya mohon untuk dede menjauhi lia dan tak lagi menghubunginya.kita pu sepakat untuk itu, biar saya saja yang coba memperbaiki hubungan saya dengan lia, dan tak ingin ku berbagi masalah pribadiku lagi pada dede. Ku jelaskan juga pad lia masalah dengan dede sudah selesai, dan tak perlu kita mebahasnya lagi,,hubungan kami semakin tak jelas...kunsemakin jarng mengirim lia pesan diapun begitu akhir januari setelah saya selesai OJT, ada kabar lagi darinya...sulit ku tampik bahwa aku masih sayang padanya,,oh ya selain keluarganya telah menyatukan rambut kita,,aku pun setelah beberapa minggu kejadian di drajat garut ,,mengikat lebih erat hubungan kita ke galunggung,,ini bukan pelet loh,,hanya saja setangah jiwa saya dan lia di satukan,,,bisa di bilang setangah dari dirinya sudah aku nikahi, tapi belum bisa saya menidurinya  karena belum jab kobul hanya saja walaupun kita tidak lagi pacaran kita masih memendam rasa sayang itu, walaupun sudah putu kita berdua tidak bisa memiliki pacar lagi selain kita pacaran lagi, cemburunya pun  dua kali lipat di banding pacaran  biasa, rasa sayang nya pun melebihi rasa sayang biasa,, dan kalau diantara kita ada salah satu yang meninggal salah satu nya lagi takan bisa menikah,,kalau diantara kita kalau memang bukan jodoh,karena jodoh di tangan ALLOH , kalau ingin menikah harus aku dulu yang menikah baru lia dapat menikah, kalua aku belum menikah lia tidak akan pernah bisa menikah..kecuali kalau aku dan lia berjodoh kita bisa menikah secepat mungkin tanpa bisa lia menolak lamaran dari saya...karena sampai kapan pun rasa syang itu takanhilang kalau kita belum menikah, atau aku memutuskan untuk menikah dengan orang lain , baru lia bisa menikah. Sekali lagi ini bukan pelet. Kalu pelet sudah menikah tunggu jarak setahuan pasti akan ada perceraian..ya kalau hubungan aku saat ini asih seperti ini kau harus terima menyayanginya dengan rasa sakit, merindukan nya tapi tidak bisa dekat dengannya..hubungan kami di perparah ketika aku mengikuti konser band dan di sebagai pembawa acaranya, tapi di sana kita tak saling menyapa,,malah dia di konser tersebut di peluk oleh seorang pria putih ganteng,,yang baru ia kenal,,hubungan mereka semakin dekat setalah pria itu sering main  kerumah nya dan aku mulai sadar diri aku lebih rendah dari pria tersebut, aku tidak lagi menhubungi lia untuk beberapa lama..
Awal februari aku dapat panggilan kerja ke jakarta, saat itu aku lagi tes kesehatan di jakarta, ada sms darinya bahwa aku di kabarkan sakit parah,,dan dia kecewa tidak mengabarinya,,saat  itu memang saya sedang mengidap penyakit hepatitis b turunan, karen ibu saya mengidap penyakit itu,tapi tidak sampai terbaring sakit, dia pergi dengan ibunya kerumah saya untuk menjenguk saya tapi saya sedang tidak berada di rumah, karena saya sedang tes di jakarta. Dia menjelaskan bahwa dia cemas dengan keadaan saya dan mengungkapkan bahwa dia masih sayang pada saya,,,saya sangat  gembira  mendapat pesan tersebut. Ada jalan lagi untuk dekat dengannya.penyakit saya baru saya ketahui setakh gagal tes di hino,,,penyakit saya timbul bukan karena pola makan, tapi lebih ke pikiran,,jadi setelah mengenalnya saya sering kepikiran , penyakit saya akan parah ketika aku dan lia ada masalah, tapi penyakit ini akan hilang jika lia bisa membautku bahagia dan tersenyum,tes kedua di perusahan blue bird membuatku harus berpisah jauh saya kerja di jakarta dan dia tasik,, sehari sebelum sya berangkat saya datang kerumahnya untuk pamitan,,kulihat  dia tiadk menyangka kalu secapat ini kita di pisahkan lagi setalah hany beberapa hari kita bisa baikan lagi tapi bukan pacaran loh hanya diantara kita terus terang bahwa masih saya dan masih butuh, ibunya pun menangis saat aku pergi, karena ibunya sendiri inginkan aku jadi menantunya,,dan sudah ku anggap sebagai orang tua saya sendiri, beliau sangat baik pada saya.beliau  juga mencari obat untuk menyembuhkan penyakit saya,,beberapa minggu di jakarta ada kabar darinya, dia akan menyusl ke jakarta untuk kerja di jakarta juga,,diapun dapat kerjaan di rias kecantiakan di mangga dua dan saya bekerja di pt blue bird sebagai mekanik di bintaro ,tangsel. Demi ingin bertemu dengannya ku rela naik turun comuter line untuk bisa bertemu dengannya..hampir beberapa minggu kita saling komunikasi dan ku ajak dia ke bintaro kontrakan saya,,tapi seperti biasa beberapa minggu kemudian ketika aku ada masalah dengan teman kontrkan kuu sendiri, akupun jadi jarang memberinya pesan,karena dia tak pernah mengerti,pada saat itu ibunya menanyakan kabaranya kepadaku, dan ku beri tahu apa adanya, karena saat itu hpnya sedang tidak aktif..eh lia marah balik marah kepada saya dia bilang “ kasih tahu saja semuanya kepada ibu saya, dia katakan itu yang tiak suka dari kamu ( adam ) kamu itu selalu membri tahu apaun kepada ibu saya, kalu kamu begitu terus aku tak mau menjadi istrimu, walau ibu saya menyetujui kamu jadi menantunya “ saya terbawa emosi” saya katakan padanya “ masa ibu kamu ingin tahu keadaanmu , kamu tidak mau,,terserah kamu sekarang mah, aku juga tidak pernah memaksa kamu untuk menjadi istri saya,untuk mebalas rasa sayng ini, aku hanya menyayangimu tanpa ingin tahu apa kamu mencintaiku,,kamu ingin dimengerti tapi kamu tidakk pernah ingin mengerti saya, semua keinginanmu saya turuti tapi apa kamu pernah berfikir bahwa ssetiap permitaan saya tidak pernah kamu turuti, jujur kamu tidak perlu sempurna beroenampilan di hadapan saya, yang hanya saya dari mu kamu menuruti omongan saya yang baik, kamu mengerti perasaan ini, aku kecewa sama kamu, kalau ada butuh sms saja”..itu ku lakukan karena ku cape dia terus yang ingi di mengerti.. beberapa hari ku cuekin dia,akhrinya ada juga pesan darinya, dan dia meminta bantuan dari saya,,,tanpa banyak alasan aku langsung membantunya,,,karena jujur aku tak pernah sanggup menolak permintaanya, rasa sayang ini benar-benar begitu besar padanya...kini hubangan ku dan dirinya kembali menjauh, KU jarang lagi main ke mangga dua, tapi syukurlah di jakarta masih banyak  kerabatnya yang bisa menjaganya,,,,
Ini lah perjalanan saya dengan lia eriyanti seperti angin,,kadang dia datang dengan angin yang menyejukan hati kadang dia datang hembuskan aku dengan angin topan nya..sampai saat ini kutulis  aku tak bisa melupakannya,bukan karena iktan itu, tapi ini benar hatiku yang tulus  menyayanginya,,sampai dia dekat dengan lelaki lain aku akan tetap sendiri menunggunya, walau dia datang hanya karena ada butuh saja,,asalkan dia bahagia aku ikut bahagia,,,
Semoga dia membaca tulisan ini,,” lia aku sangat menyayangimu, tak peduli kamu siapa aku siapa,jika kamu ingin mengerti aku, kamu tak perlu berdandan, kamu tak perlu mandi, kamu tak perlu ingin bisa lebih dariku,cukup kamu apa adanya, dan bisa berbagi cerita denganku walausekecil apapun,jangan ada yang kamu tutupi,ceritakan saja semua, itu bisa menghargaiku, aku ingin kamu jujur pada ku, aku ingin kamu menuruti  perkataanku, aku ingin kamu mengerti aku,,aku memang tidak seperti mantan-mantamu yang lebih kaya dan ganteng dibanding saya, tapi aku selalu berusaha ingin bahgiakanmu,,,lia aku menyayangimu lebih dari aku menyayangiku diriku sendiri,,,aku rela mati asal bisa melihat kau tersenyum...
Jika ada yang membaca tulisan ini, dan mengenal lia eriyanti, atau bertemu dia di jalan tolong sampaikan padanya aku sangat menyayanginya,,,,