Saturday, April 26, 2014

tentang dirinya

Tentang dirinya

3 februari 2013 melalui seluler pukul 15.30 wib kebranikan diri ungkapkan rasa yang tersimpan jauh di dalam hatiku kepada seorang perempuan cantik jelita “Lia Eriyanti” Ia punya nama,,saat itu ia sedang berada di bandung untuk suatu pekerjaan..awal kalinya ku jadian dengannya ku tawarkan hubungan yang tak biasa,,,diantaranya ku bebaskan dia berteman dengan siapa saja,,yang lebih aneh ku tawarkan dia untuk memiliki kekasih selain saya..
2 minggu  lebih kita saling bertukar pesan yang membuat cinta ini semakin memuncak , kabar pagi darinya bahwa dia akan pulang ke Tasik..ada rasa campur dalam jiwa bingung, resah, gembira,dan entahlah rasa apa lagi,,karena ini pertama kalinya ku rasakan semua ini...
Rabu sore hujan begitu deras,,ia menungguku di halte bis terminal indihiang menunggu kedatanganku untuk menjemputnya,,,jantung takhenti berdetak kencang sepanjang jalan,,karena awal kalinya dalam hidupku menjemput seorang perempuan yang menjadi kekasihku..dengan hujan yang tak mematahkan diriku untuk menjemputnya ku lihat dia dengan baju warna pink resah menunggu kedatanganku ku hampiri ia untuk pertama kalinya setelah jadian dengan wajahnya yang merona...ku ajak ia pulang dengan ku tawari switer agar dia tak kedingainan..adarasa saling diam sejanak karena rasa malu diantara kita ku  antar dia sampai  cinutut,,karena keluarga ku dan keluarganya dan yang lainya belum tahu kalau diantara kita ada hubungan lebih dari seorang tetangga..kebetulan kami masih sekampung jadi kukanal dia semenjak ia masih kecil..namuan baru kali ini ku bisa lebih dari seornag teman dengannya...
Setiap pagi dan sore ku lihat dia duduk di beranda rumah keluraganya,hanyauntuk saling bertatap malu diantara kita,,,karena bernada rumah itu tepat  beberapa meter di depan  warung kakakku..ku melnatap wajahnya lama sambil tersenyum sedikit gila karena asamra yangmembara dalam jiwa...
Seminggu hubungan kami tanpa ada yang tahu...ku rencanakna untuk mengajakanya jalan-jalan  dan ia pun memintaku untuk mengajarkanya mengendarai vespa,,karena aku hanya punya motor vespa kua ajarkan dia di terusan jalan pasar cikurubuk sambil meliahatnya wajah  yang begitu serius ingin bisa mengendarai vespa,ku tawarkan ia untuk  mengendarai sampai ke dadaha...pertama kalinya ku ajak dia ke dadaha untuk membeli makroni kesukaanya semjak ia duduk di bangku smk,,,lama kita duduk sambil ngobrol di taman dadaha lalu ku antar ia pukul 9  malam sebelum malam semakin larut  dan keluraganya resah  menunggunya ..namun seperti biasa ku belum berani mengantarnya sampai ke rumahnya..Beberap kali kita bertemu di luar akhirnya ayahnya mengetahui juga bahwa aku dan dia selalu lewati  malam di dadaha... untuk bisa bertamu saya..kedua  orang tua nya memakai  alasan untuk di ajarinya juga naik vespa...kedua orang tuanya sangat terbuka kepada saya dan memang sebelum saya dekat dengan lia,,saya sudah berhubungan baik dengan orang tua nya sebagai tetangga yang saling tolong menolong..
1 bulan kita jalani  semua ini Akhirnya kedua kakakku pun tahu aku punya hubungan dengan lia...mereka sangat setuju dengan hubungan kita...beberapa kali ke dadaha namun selalu di ganggu dengan para pengamen dan keramaian dadaha akhirnya kita mencari tempat yang lebih tenang untuk berduan lebih leluasa,,,alun-alun kota menjadi tempat yang tepat waktu itu..banyak ku temukan ketenangan hati bersama nya di alun- alun kota Tasikmalaya...dan di sana pulaku dapat inspirasi untuk membuat lagu untuknya ku beri judul “Bahagia Bersamamu”
Ku ajak dia pergi menyusuri kuburan cina malam hari yang gelap gulita dengan vespa tercintaku...tangan nya yang dingin memgang erat jaketku,,,membuat  aku semakin cinta padanya..
Pesan terdengar tak berhenti,,ternya darinya,,dia menginginkanku untuk menjenguknya,,karena saat itu dia sedang sakit,,,perang dalam hatiku karena belum pernah selama kita menjalani hubangan ku berkunjung ke rumahnya,,karena ada rasa di dalam hati memaksaku untuk menjenguknya..ku bawakan buah tangan ku lihat ia terbaring lemas tak berdaya ajakku untuk menghampirinya..ia menyruhku untuk  memijitnya,,,ada resah dalam pikiranku,,,ku lakukan apayang menjadi inginnya...pijitanku tak terpakai olehnya tapi aku senang bisa lebih dekat denganya..ku memijitnya sampai di tertidur..ku beranjak pulang karena itu pula ayahnya pulang...ku pamit untuk pulang karena malam telah larut.. ..
20 februari hari ulang tahunku kebrikan ia boneka monyet,,yang tidak ku sangka ia akan menyukainya...ada kabar setiap aku tak di sampingnya atau dia akan berangkat kerja ia sempat diri untuk memluk boneka itu...
4 bulan ku jalani bersamanya ku sedikit banyak tahutentangnya,,,diantaranya ku adalah pacarnya yang ke 55 namun sebelumyasaat ia masih duduk di bangku smp kelas 1 ia pernah sempat menyukaiku  namun tak ada jawaban pasti dariku saat itu,,karen saat itu juga ku masih kelas 3 smp yang belum tahu mengenal yang namanya cinta...aku juga harus menghargai karena teman pria nya lebih banyak dari teman perempuannya..aku bisa menerima itu,,,namun setelah ku di kenalkan kepada temannya yang bernama “jajang” ku sedikit cemburu karena aku tahu juga saat itu jajang juga menyimpan rasa kepada lia,,,,tatapan jajang saat ia menyanyika lagu ciptaanya kepada lia buat aku semakin cemburu,,ku akui lagu-lagu  dan suara jajang dapat meluluhkan siapa saja yang mendengarnya termasuk lia...
Juni 2013 awal keretakan hubungan ku dengan lia,,,karena jajang lebih sering menemani lia dan berkunjung ke rumahnya di banding saya...seminggu sebelum ramadhan datang ku memastikan datang kerumahnya,,namun sambutanlia saat itu sangatlah tidak kuharapkan...tadinya saat ku ke rumahnya untuk merencanakan membelikannya sepatu high hill warna merah di ulang tahunnya tanggal 21 juni,,,namun karena ia tak membuatku nyaman saat itu,,ku tidak jadi memberikannya kado,,,dan sempat berpikir untuk mundur dari hubungan ini...
Di bulan puasa lama ku tak beri ia kabar,,ku ucapkan selamat ulang tahun padanya tanpa bingkisan kado,,karena hubngan kami saat itu semakin memburuk...kecewa mungkin masih terbelunggu dalam pikiranku namun tak bisa ku pungkiri saat itu ku masih menyayanginya...ku meminta kepada tuhan untuk di berikan jalan yang terbaik untukku dan dirinya..akhirnya dilebaran idul fitri kita bersama kembali.
Agustus 2013 dia berniat untuk bekerja kembali di bandung,sebulan dia bekerja di bandung ku tak memberikan pesan untuknya, membuat hubungan kita semakin tak menentu, ada kabar bahwa dia pindah kerjanya ke malang untuk beberapa minggu,lausetelah itu di pindahkan ke jakarta,,kabar terakhir ku terima dari keluarganya dia sering sakit-sakitan akhirnya awal november ia pulang ke tasik dengan kondisi tubuh yang tidak pit, 3 hari di tasik di terbaring lemah  dan harus di bawa ke rumah sakit, ku mencoba menjenguknya tapi dia menyimpan rasa kesal kepadaku sepertinya sakitnya pun ada hubungannya denganku,ternyata benar yang ku rasakan selama dia bekerja di luar kota dia sangat mengharapkan aku memberikan pesan untuknya, tapi aku malah cuek, aku berpikir saja saat itu, aku tak ingin mengganggu kerjaanya.
TANGGAL 11 november 2013 pukul 22.15 dia memberikan kabar untuk mengakhiri hubungan ini,, terasa bukan seperti nyata, aku harus kehilangan dia dengan cara seperti ini, aku coba mengikhlaskanya, walaupun hati sebnarnya tak ingin dia pergi dariku, tpi demi kebaikanya juga aku harus relakan dia pergi, paginya setelah dia putuskanku masih belum menyagka kalau dia kini benar-banar pergi..kabar ini pun cepat di terima oleh keluargaku, masih dengan persaan yang gundah gulana aku jalani hidup tanpa semangat dan tatapan kosong,,sore harinya berbunyi sms darinya, dan mencoba membuka wacana baru untuk hubunagn baru kita hanyalah teman sekarang, ku cuek dan tak mengharapkannya, tapi ada persaan bahwa semalam dia memutuskanku hanya untuk menggeretakku, tapi nasi sudah menjadi bubur. Pukul 6.30 sore kentuk pintu kamarku terasa tak asing bagiku, ternyata stelah kubuka pintu kamarku, tak kusangka yang datangke kamarku adalah ayahnya, dia mengetahui hubungan kami dengan anaknya sudah berakhir. Aku coba menjelaskan namun dia membrikan satun kesempatan atau tawaran, ayahnya datng ke rumahku untuk meminta sesuatu dariku yaitu beberapa helai rambutku dan fotoku, denagn tidak banyak bertanya untuk apa , aku berikan saja yang di inginkan ayahnya, karena sat itu juga aku masih memiliki rasa yang begitu besar untuk anaknya. Setalah ku ketahui rambut dan fotoku itu untuk di satukan dengan rambut dan fotonya dan di bawa kegarut sebagai sareat agar hubungan kita membaik kembali, beberapa hari kemudian rencana itupun di lakukan keluarganya dan benar saja ada effek dari itu, ada komunikasi lagi antara aku dan dirinya, dia menyuruhku untuk kerumahnya, setelah ku pikir hubungan kita semakin membaik, aku rencanakan untuk mengajaknya ke drajat garut, karena ku pernah janji padanya untuk mengajaknya kesana, seminggu setelah itu rencana  itu pun kita jadi pergi kesana, tapi kita tidak berdua masih ada yang ku ajak  yaitu teman saya yaitu zenal dan dede,m nurhidayat. pagi-pagi  setelah ku memintta izin pada keluarganya ku bonceng dia naik vespa, perjalanan kesana kita begitu bahagia, karena yang kurasakan dia masih menyayangiku, di perjalanan kita banyak berbicara, rencanaku awalnya mengajaknya kesan untuk mengajaknya kembali balikan,,setelah sampai disana karena jalannya tinggi,ketinggianya sendiri 1500 diatas permukaan air laut ku suruh dia untuk naik motor temanku,aku takut vespaku tak bisa naik , aku takut terjadi apa-apa padanya. Dia merasa sediit cemberut karena ku tak membocengnya..setelah kami tiba di kawah drajat, kita foto-foto disan , disana juga  ditutupi asap belerang yang masih banyak,, ku meminta untuk bisa berfoto berdua dengannya, tapi dia menolaknya,itu mebuatku kecewa,,aku kesal padanya , pada ssat seperti ini  saat ku inginkan bisa lebih dekat dengannya, setelah dari kawah kita putuskan untuk bernang di kolam air panas disana, hanya aku dan dede yang berenang dia dan jenal asik melihat dangdutan, ia berencana ingin nyanyi di panggung disana, tapi rencana itu tidak jadi, kami semua berncana untuk pulang di perjalanan pulang aku mengutarakan isi hatiku untuk bisa menjadi pacarnya kembali tapi dia tidak menjawab dengan terus ku tanyakan opadanya, “ maukan kau jadi pacarku kembali, karen rasa syang ini masih ku simpan di hatiku untukmu “ karena mungkin aku terlalu memaksa dia marah, kamipun berhenti sejenak di pertokaan karen hujan semakin deras, dia marah besar ssat itu dan tak ingin duduk dismapingku, hujan pun reda dia tidak ingin pulang di bonceng denganku, aku turuti permintannya dia di bonceng  oleh jenal, di perjalanan kita berbeda jalan saya, dede, dan ujang ( m nurhidayat ) mengambil jalan ke kanan, dia dan jenal ke kiri, tidak lama ku sadari dia tak ada menyusul ku dan ujang cari dia lagi kembali ketempat semula kita tadi tapi tidak ada langsung saya mengejarnya belok kiri sambil terus menghubunginya tapi dia tak mengangkat telepon dariku, dengan rasa khawatir aku terus berputar-putar di jalan itu, tapi  masih tidak ketemu, saya dan ujang menunggunya lampu merah yang arah salawu, ku pun bertemu dengan dede disana, dan kyceritkan bahwa dua orang itu tidak ada, dede yang memaksa untuk pulang, ku menyruhnya untuk pulang sendiri, karena aku tidak akan pulang tanpa tahu dia dimana, tapi dede urung niatnya pulang dia menyediakan diri untuk membantu mencari, ku telepon terus  akhirnya dia  angkat karena aku pakai nomer temanku,,ternyata dia nyasar ke arah yang ke bandung,, aku pun mengjeranya kesan ,,pulsaku habis aku memint di krim pulsa ke kakaku ,,dengan suara rasa khawatir kakak bertanya untuk apa, ku  jawab saja zenal dan lia tidak ada , bukan berniat untuk memberi tahu kakakku, sejam kita mencarinya, akhirnya kita ketemu, dia sedang menangis, ku hampiri dia, dia marah-marah sambil menangis dia menuduhku meninggalkannya. Kalau aku ada niat meninggalkannya ku tak mungkin susah payah mencarinya,,dia masih tidak mau di bonceng oleh saya dia akhirnya di bonceng oleh dede,,di perjalanan kita ambil arah ke bandung untuk melalui limbangan, huajn deras belum juga menghentikan perjalanan kita pulang akhrinya zenal dan ujang berniat untuk pulang terlebih  dahulu, aku dan dede yang mebonceng lia bertehenti sejenak di sebuah warung, ku tawarkan untuk mengisi perut dahulu, ku tawarkan dia semangkuk mie instan, utnuk menghangatkan badan, ku rayu dia untuk memaafkanku atas jkejadian ini semua dengan merayu umenyuapinya tapi dia masih marah besar padaku, dia tidak mau, ku tawarkan jaket padanya dia menolaknya, tapi pas dede menawarkan jaket dia  langsung memkainya, ada rasa cemburu harusnya aku yang memperlakukan dia seperti itu, kita melanjutkan perjalanan karena haripun sudah mulai larut malam,dia perjalanan aku dengan vespaku dan lia dibonceng dede, tangan lia melingkar erat memegangang perut dede,,aku yang kedinginan hanya bisamelihat nya karena hujan begitu deras,,ada rasa sakit saat melihat itu kenapa ketika hubungan denganku dia tidak pernah memperlakukanku seperti itu tapi sudah lah aku tak ingin  memikirkannya saat itu, yang jelas aku hanya ingin dia pulang dengan selamatdan sehat walapiat,  entah esok dia masih ingin berbicara denganku atau masih mau berteman denganku, tiba di ciawi saya bertemu lagi dengan  jenal dan ujang dan dede meminta izin untuk pulang terlebih dahulu dengan lia, ku iyakan saja waktu itu,, di ciawi ku melihatnya sedang menyandarkan tanganya ke bahu lia seolah menenagkan hati lia,,oh ya saat mencarinya dede memberikan tawaran untuk menyelesaikan masalah ini, tapi ku pinta kepada dede  hanya bawa dia pulang dengan selamat dan menemaniku berbicara pada keluarganya untuk nenejelaskan kejadian ini semua, tapi dede bersikeras ingin masuk ke masalah aku dan lia, aku tak hanya diam bukan berarti aku setuju, aku tiba duluan di rumah lia tapi dia belum datang ku coba telepom. Keluarganya pun datang dan kocoba jelaskan dengan berbohong pada keluarganya , karena lia tak ingin orang tuanya tahu masalah sebenarnya,,esok harinya ku pergi kerumahnya untuk mengambil jaket dede, kulihat dia alhamdulialh baik-baik saja walaupun pada saat ku temui dia masih menyimpan marah padaku, aku pulang dengan rasa sangat  bersalah,aku pergi ke galunggung untuk memandikan diriku, agar aku di bersihkan dari segala sipat burukku, setelah mandi ku sms dia untuk meminta maaf dan tak akan mengganggunya lagi, karena hanya membuatnya terluka lebih baik aku tidak ada untuknya,..sore hari setelah aku mandi di galunggung sms datang dari dede diaingin bertemu, dia menceritakan bahwa dia bertemu dengan lia di kolam renang magkubumi hari itu juga. Dede menceritakan bahwa lia tak ingin dulu untuk aku yang berniat ingin menjadi pacarnya kembali. Dede menyurhku untuk tidak menembaknya beberapa bulan ini,,dede merencanakan agar aku bisa bertemu dengannya lagi , dia menyuruhku mengajak lia ke alun-alun, hanya untuk memperbaiki masalah itu..akhirnya ku bawa dia ke alun-alun karena dede yang menyuruhku,awalnya aku tak ingin ada urusan dengan lia tapi dede menyuruhku untuk memperbaiki masalah ini...
Beberapa minggu setelah kejadian itu ku tahu kalau dede sering smsan malahan janjian untuk ketemuan,aku sangat marah pada dede dan  tak ingin mengobrol dengannya walau di kampus sekalipun, aku baru menyadari bahwa teman yang sangat ku percaya bisa melakuakan itu di belakangku,padahal dede sendiri pada saat itu memiliki pacar di bandung,,,.ada esematan untuk menjelaskan bahwa dede suka mempermainkan wanita pada lia, tapi dia malah marah besar kepada saya, niat nya hanya ingin memebri tahu keburukan dede” karena dede pernah berbicara pada saya “ selain leni wanita lain hanya untuk memenuhi jasrat nya di ranjang saja “ karena tak ingin kejadian itu terjadi pada lia. Lia malah marah-marah padaku. Dan jangan sok tahu soal dirinya dengan dede. beberapa minggu setelah ku tahu dede selalu menjalani hubungan komunikasi dengan lia, ku ajak dia menjelaskan semua nya,,ku ajak dia ngobrol panjang lebar di sindang kasih untuk tidak lagi mencampuri masalah saya, dan saya mohon untuk dede menjauhi lia dan tak lagi menghubunginya.kita pu sepakat untuk itu, biar saya saja yang coba memperbaiki hubungan saya dengan lia, dan tak ingin ku berbagi masalah pribadiku lagi pada dede. Ku jelaskan juga pad lia masalah dengan dede sudah selesai, dan tak perlu kita mebahasnya lagi,,hubungan kami semakin tak jelas...kunsemakin jarng mengirim lia pesan diapun begitu akhir januari setelah saya selesai OJT, ada kabar lagi darinya...sulit ku tampik bahwa aku masih sayang padanya,,oh ya selain keluarganya telah menyatukan rambut kita,,aku pun setelah beberapa minggu kejadian di drajat garut ,,mengikat lebih erat hubungan kita ke galunggung,,ini bukan pelet loh,,hanya saja setangah jiwa saya dan lia di satukan,,,bisa di bilang setangah dari dirinya sudah aku nikahi, tapi belum bisa saya menidurinya  karena belum jab kobul hanya saja walaupun kita tidak lagi pacaran kita masih memendam rasa sayang itu, walaupun sudah putu kita berdua tidak bisa memiliki pacar lagi selain kita pacaran lagi, cemburunya pun  dua kali lipat di banding pacaran  biasa, rasa sayang nya pun melebihi rasa sayang biasa,, dan kalau diantara kita ada salah satu yang meninggal salah satu nya lagi takan bisa menikah,,kalau diantara kita kalau memang bukan jodoh,karena jodoh di tangan ALLOH , kalau ingin menikah harus aku dulu yang menikah baru lia dapat menikah, kalua aku belum menikah lia tidak akan pernah bisa menikah..kecuali kalau aku dan lia berjodoh kita bisa menikah secepat mungkin tanpa bisa lia menolak lamaran dari saya...karena sampai kapan pun rasa syang itu takanhilang kalau kita belum menikah, atau aku memutuskan untuk menikah dengan orang lain , baru lia bisa menikah. Sekali lagi ini bukan pelet. Kalu pelet sudah menikah tunggu jarak setahuan pasti akan ada perceraian..ya kalau hubungan aku saat ini asih seperti ini kau harus terima menyayanginya dengan rasa sakit, merindukan nya tapi tidak bisa dekat dengannya..hubungan kami di perparah ketika aku mengikuti konser band dan di sebagai pembawa acaranya, tapi di sana kita tak saling menyapa,,malah dia di konser tersebut di peluk oleh seorang pria putih ganteng,,yang baru ia kenal,,hubungan mereka semakin dekat setalah pria itu sering main  kerumah nya dan aku mulai sadar diri aku lebih rendah dari pria tersebut, aku tidak lagi menhubungi lia untuk beberapa lama..
Awal februari aku dapat panggilan kerja ke jakarta, saat itu aku lagi tes kesehatan di jakarta, ada sms darinya bahwa aku di kabarkan sakit parah,,dan dia kecewa tidak mengabarinya,,saat  itu memang saya sedang mengidap penyakit hepatitis b turunan, karen ibu saya mengidap penyakit itu,tapi tidak sampai terbaring sakit, dia pergi dengan ibunya kerumah saya untuk menjenguk saya tapi saya sedang tidak berada di rumah, karena saya sedang tes di jakarta. Dia menjelaskan bahwa dia cemas dengan keadaan saya dan mengungkapkan bahwa dia masih sayang pada saya,,,saya sangat  gembira  mendapat pesan tersebut. Ada jalan lagi untuk dekat dengannya.penyakit saya baru saya ketahui setakh gagal tes di hino,,,penyakit saya timbul bukan karena pola makan, tapi lebih ke pikiran,,jadi setelah mengenalnya saya sering kepikiran , penyakit saya akan parah ketika aku dan lia ada masalah, tapi penyakit ini akan hilang jika lia bisa membautku bahagia dan tersenyum,tes kedua di perusahan blue bird membuatku harus berpisah jauh saya kerja di jakarta dan dia tasik,, sehari sebelum sya berangkat saya datang kerumahnya untuk pamitan,,kulihat  dia tiadk menyangka kalu secapat ini kita di pisahkan lagi setalah hany beberapa hari kita bisa baikan lagi tapi bukan pacaran loh hanya diantara kita terus terang bahwa masih saya dan masih butuh, ibunya pun menangis saat aku pergi, karena ibunya sendiri inginkan aku jadi menantunya,,dan sudah ku anggap sebagai orang tua saya sendiri, beliau sangat baik pada saya.beliau  juga mencari obat untuk menyembuhkan penyakit saya,,beberapa minggu di jakarta ada kabar darinya, dia akan menyusl ke jakarta untuk kerja di jakarta juga,,diapun dapat kerjaan di rias kecantiakan di mangga dua dan saya bekerja di pt blue bird sebagai mekanik di bintaro ,tangsel. Demi ingin bertemu dengannya ku rela naik turun comuter line untuk bisa bertemu dengannya..hampir beberapa minggu kita saling komunikasi dan ku ajak dia ke bintaro kontrakan saya,,tapi seperti biasa beberapa minggu kemudian ketika aku ada masalah dengan teman kontrkan kuu sendiri, akupun jadi jarang memberinya pesan,karena dia tak pernah mengerti,pada saat itu ibunya menanyakan kabaranya kepadaku, dan ku beri tahu apa adanya, karena saat itu hpnya sedang tidak aktif..eh lia marah balik marah kepada saya dia bilang “ kasih tahu saja semuanya kepada ibu saya, dia katakan itu yang tiak suka dari kamu ( adam ) kamu itu selalu membri tahu apaun kepada ibu saya, kalu kamu begitu terus aku tak mau menjadi istrimu, walau ibu saya menyetujui kamu jadi menantunya “ saya terbawa emosi” saya katakan padanya “ masa ibu kamu ingin tahu keadaanmu , kamu tidak mau,,terserah kamu sekarang mah, aku juga tidak pernah memaksa kamu untuk menjadi istri saya,untuk mebalas rasa sayng ini, aku hanya menyayangimu tanpa ingin tahu apa kamu mencintaiku,,kamu ingin dimengerti tapi kamu tidakk pernah ingin mengerti saya, semua keinginanmu saya turuti tapi apa kamu pernah berfikir bahwa ssetiap permitaan saya tidak pernah kamu turuti, jujur kamu tidak perlu sempurna beroenampilan di hadapan saya, yang hanya saya dari mu kamu menuruti omongan saya yang baik, kamu mengerti perasaan ini, aku kecewa sama kamu, kalau ada butuh sms saja”..itu ku lakukan karena ku cape dia terus yang ingi di mengerti.. beberapa hari ku cuekin dia,akhrinya ada juga pesan darinya, dan dia meminta bantuan dari saya,,,tanpa banyak alasan aku langsung membantunya,,,karena jujur aku tak pernah sanggup menolak permintaanya, rasa sayang ini benar-benar begitu besar padanya...kini hubangan ku dan dirinya kembali menjauh, KU jarang lagi main ke mangga dua, tapi syukurlah di jakarta masih banyak  kerabatnya yang bisa menjaganya,,,,
Ini lah perjalanan saya dengan lia eriyanti seperti angin,,kadang dia datang dengan angin yang menyejukan hati kadang dia datang hembuskan aku dengan angin topan nya..sampai saat ini kutulis  aku tak bisa melupakannya,bukan karena iktan itu, tapi ini benar hatiku yang tulus  menyayanginya,,sampai dia dekat dengan lelaki lain aku akan tetap sendiri menunggunya, walau dia datang hanya karena ada butuh saja,,asalkan dia bahagia aku ikut bahagia,,,
Semoga dia membaca tulisan ini,,” lia aku sangat menyayangimu, tak peduli kamu siapa aku siapa,jika kamu ingin mengerti aku, kamu tak perlu berdandan, kamu tak perlu mandi, kamu tak perlu ingin bisa lebih dariku,cukup kamu apa adanya, dan bisa berbagi cerita denganku walausekecil apapun,jangan ada yang kamu tutupi,ceritakan saja semua, itu bisa menghargaiku, aku ingin kamu jujur pada ku, aku ingin kamu menuruti  perkataanku, aku ingin kamu mengerti aku,,aku memang tidak seperti mantan-mantamu yang lebih kaya dan ganteng dibanding saya, tapi aku selalu berusaha ingin bahgiakanmu,,,lia aku menyayangimu lebih dari aku menyayangiku diriku sendiri,,,aku rela mati asal bisa melihat kau tersenyum...
Jika ada yang membaca tulisan ini, dan mengenal lia eriyanti, atau bertemu dia di jalan tolong sampaikan padanya aku sangat menyayanginya,,,,